SOLOK – Pelestarian seni bela diri tradisional Minangkabau di Kabupaten Solok kembali bergeliat. Sasaran Silek Pangian Langkah Ampek di Jorong Kapondong, Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung, resmi diresmikan pada Jumat (23/10/2026).
Acara peresmian berlangsung meriah dan sakral. Perwakilan Dinas Kebudayaan Prov. Sumbar, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Solok, Wali Nagari Koto Hilalang, serta puluhan Tuo Silek dari Kab. Solok dan Kota Solok hadir langsung dalam momen tersebut.

Pemerintah daerah dan provinsi memberikan apresiasi penuh atas hadirnya sasaran ini. Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Kebudayaan Sumbar, Masrizal Rajo Basa, berharap seni silek terus dijaga agar menjadi benteng moral dan identitas budaya generasi muda Minangkabau.
Ritual Sakral Mendarahi Sasaran dan Manatiang Sarek
Kegiatan dilanjutkan pada malam hari dengan prosesi adat yang sakral, yaitu mendarahi sasaran dan manatiang sarek (penyerahan murid). Ritual ini dipimpin langsung oleh Guru Tuo Sasaran Silek Pangian Langkah Ampek, Dt. Rancah Tibarau.
Dalam tradisi ini, satu ekor ayam dipotong khusus untuk satu orang anak sasian (murid). Melalui ritual tersebut, Guru Tuo membaca sifat, karakter, serta kesiapan batin murid sebelum menerima ilmu silek.

Prosesi ini disaksikan langsung oleh para orang tua dan ninik mamak sebagai bentuk restu penuh. Acara kemudian diakhiri dengan makan bersama dan doa keselamatan.
Melalui sasaran baru ini, Nagari Koto Hilalang diharapkan dapat mencetak generasi muda yang tangguh secara fisik sekaligus berkarakter kuat, sesuai filosofi: “Lahia silek mencari kawan, batin silek mencari Tuhan.”










