“Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan (UPDATE) Peringatan Dini Cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada tanggal 25 September 2026 pukul 17:00 WIB”.
Sumatera Barat, utamapost.com |Berdasarkan laporan tersebut, masih berpotensi terjadi Hujan Sedang hingga Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang mulai pukul 17:10 WIB.
Potensi cuaca ekstrem ini berdampak pada sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Pesisir Selatan di Lengayang, Koto XI Tarusan, Sutera, dan IV Nagari Bayang Utara. Di Kabupaten Solok mencakup Lembah Gumanti, Payung Sekaki, Lembang Jaya, Gunung Talang, Kubung, X Koto Singkarak, X Koto Diatas, Hiliran Gumanti, Tigo Lurah, serta Danau Kembar. Wilayah Kabupaten Sijunjung berpotensi di Sumpur Kudus, sedangkan Kabupaten Tanah Datar meliputi X Koto, Batipuh, Rambatan, Lima Kaum, Tanjung Emas, Sungayang, Sungai Tarab, Pariangan, Salimpauang, Padang Ganting, Tanjuang Baru, Lintau Buo Utara, dan Batipuah Selatan.
Wilayah Kabupaten Padang Pariaman mencakup Lubuk Alung, Batang Anai, Nan Sabaris, 2 X 11 Enam Lingkuang, VII Koto Sungai Sarik, V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, Sungai Limau, Padang Sago, V Koto Timur, 2 X 11 Kayu Tanam, Patamuan, dan Enam Lingkung. Di Kabupaten Agam meliputi Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Ampek Angkek, Baso, Tilatang Kamang, Ampek Nagari, Candung, Kamang Magek, serta Malalak. Kabupaten Lima Puluh Kota berpotensi di Suliki, Guguak, Payakumbuh, Luak, Harau, Pangkalan Koto Baru, Kapur IX, Gunuang Omeh, Lareh Sago Halaban, Situjuah Limo Nagari, Mungka, Bukik Barisan, dan Akabiluru.
Wilayah lainnya yakni Kabupaten Pasaman di Panti, Mapat Tunggul, dan Mapat Tunggul Selatan; Kabupaten Kepulauan Mentawai di Siberut Utara dan Siberut Barat; Kabupaten Solok Selatan di Sangir, Koto Parik Gadang Diateh, dan Sangir Balai Janggo; serta Kabupaten Pasaman Barat di Sungaiberemas, Pasaman, Kinali, Koto Balingka, Luhak Nan Duo, dan Sasak Ranah Pesisir. Untuk area perkotaan, dampak berpotensi terjadi di Kota Padang (Padang Timur, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, Nanggalo, Koto Tangah), Kota Solok (Lubuk Sikarah, Tanjung Harapan), Kota Sawahlunto (Talawi), Kota Payakumbuh (Payakumbuh Barat, Payakumbuh Utara, Payakumbuh Timur, Lamposi Tigo Nagori, Payakumbuh Selatan), Kota Pariaman (Pariaman Utara), dan sekitarnya.
Kondisi cuaca tersebut diprakirakan dapat meluas ke Kabupaten Solok (Danau Singkarak, Pantai Cermin, Bukit Sundi, IX Koto Sungai Lasi, Junjung Sirih), Kabupaten Pesisir Selatan (Batang Kapas, IV Jurai, Bayang), Kabupaten Tanah Datar (Lintau Buo), Kabupaten Padang Pariaman (IV Koto Aur Malintang, Ulakan Tapakih, Sintuak Toboh Gadang, Batang Gasan), Kabupaten Agam (Tanjung Raya, Matur, IV Koto, Banuhampu, Palupuh, Pelembayan, Sungai Pua), serta Kabupaten Pasaman (Bonjol, Lubuk Sikaping, Duo Koto, Tigo Nagari, Rao, Simpang Alahan Mati, Padang Gelugur, Rao Utara, Rao Selatan).
Perluasan wilayah juga mencakup Kabupaten Kepulauan Mentawai (Siberut Selatan, Siberut Barat Daya, Siberut Tengah), Kabupaten Dharmasraya (Koto Baru, Sungai Rumbai, Koto Salak, Tiumang, Padang Laweh, Asam Jujuhan), Kabupaten Pasaman Barat (Lembah Melintang, Talamau, Gunungtuleh, Ranah Batahan, Sungaiaur), Kota Sawahlunto (Lembah Segar, Barangin), Kota Padang Panjang (Padang Panjang Timur, Padang Panjang Barat), Kota Bukittinggi (Guguak Panjang, Mandiangin K. Selayan, Aur Birugo Tigo Baleh), Kota Pariaman (Pariaman Tengah, Pariaman Selatan, Pariaman Timur), dan sekitarnya.
Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 19:00 WIB. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
https://nowcasting.bmkg.go.id










