Bantuan Dana Zakat Baznas,300 Ekor Sapi Binaan Untuk Kaum Dhuafa Tidak Tepat Sasaran

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hilir, Utamapost.com | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rokan Hilir saat ini tengah menghadapi sorotan publik akibat dugaan penyalahgunaan dana bantuan pengadaan sapi untuk kaum dhuafa.

Terkait dugaan penyelewengan anggaran sebesar Rp2,9 miliar yang dialokasikan untuk pengadaan dan distribusi 300 ekor sapi kepada masyarakat miskin yang tidak tepat sasaran dan transparan serta
Akuntabilitas.

Saat dikonfirmasi Waka lll BAZNAS Rohil pada tanggal 02 juli 2025. Mengatakan Terdapat 18 kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir yang menerima bantuan pengadaan sapi dari Baznas Rohil.setiap kecamatan menerima satu kelompok yang terdiri dari 10 ekor sapi.

Selain kelompok yang tercantum di kecamatan, bantuan yang diberikan melalui proposal berbeda dengan jumlah yang diberikan kepada kelompok di kecamatan,bantuan melalui proposal dapat berupa 5 ekor sapi atau 4 ekor sapi, katanya,Waka 4 BAZNAS rohil.

Untuk keterangan lebih lanjut jumpai ketua BAZNAS, dikarenakan seluruh data penerima bantuan sapi,tidak ada dipegang saya, data tersebut dipegang oleh ketua baznas.ujarnya.

“Pada Tanggal 09 juli 2025,Ketua Baznas Rohil menyampaikan bahwa bantuan pengadaan sapi ini bertujuan untuk membantu masyarakat miskin dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Baznas Rohil berusaha untuk memberikan bantuan yang tepat sasaran dan efektif kepada masyarakat yang membutuhkan” katanya.

Ia juga mengatakan,kemaren memang ada pemberitaan miring tentang BAZNAS Rohil dalam program pengadaan distribusi 300 ekor sapi, disalah satu media online permasalahan nya sudah selesai, dan saya klarifikasi kan jadi media online tersebut sudah menghapus beritanya.

Pada kesempatan itu juga awak media bertanya kepada ketua BAZNAS rohil ingin melihat data-data penerima malah Ketua BAZNAS tidak mengindahkan dan beralasan sudah sesuai dengan SOP yang ada.

Dengan penjelasan ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang program bantuan pengadaan sapi oleh Baznas Rohil dan bagaimana bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,ujarnya.

Saat tim turun kelapangan mengali informasi lebih lanjut Di kecamatan pekaitan, kep. Suak temenggung,pada hari senin 04 Agustus 2025, kami tanyakan kepada seseorang ibu rumah tangga, yang ketempatan,ada sapi dibelakang rumah nya, ini sapi siapa ibu; lalu ibuk itu menjawab ini sapi nya pak mukim. tapi tunggu dulu ya, saya panggilkan suami saya dulu, katanya.

Selanjutnya kita bertemu sama, suami ibu tersebut yang bernama bapak zainal Abidin, beliau sangat gemeter seperti orang ketakutan, dan kita hanya menanyakan tentang sapi tersebut, awalnya pak zainal memberi keterangan nya berbelit-belit seperti orang bersalah.

“Pak zainal mengatakan bahwa disini ada dua kelompok ternak sapi, 1 kelompok nya dikasi 10 ekor sapi.ia juga mengakui saya ketua kelompoknya dan pak mukim itu sebagai pembuat proposal nya,”ucapnya.

Sapi bantuan ini dari baznas langsung dan kami dapat bantuan sapi ini sebanyak 10, ekor sapi. sapi bantuan ini ada tanda nya, dikuping nya ada ektex/ tindikan berwarna hijau.Nah dari jumlah sapi 10, ekor ini. 1. Ekor jantan, 9, ekor nya betina.”tetapi dalam kadang sapi tersebut jumlah sapi itu ada 14, ekor”.

Ya..betul 10, ekor nya bantuan dari baznas. 4, ekornya sapi pribadi kita sendiri, ujarnya pak zainal.dan bantuan ini kami terima sesudah lebaran, berkisaran di bulan 4/5. Tgl, 25/04/2025. Kelompok saya yang pertama kali nya menerima sapi bantuan dari baznas langsung. Tutup nya.

Sementara itu, salah satu Masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa Kami sangat kecewa dan geram dengan ketidak keterbukaan dan dugaan penyalahgunaan dana bantuan pengadaan sapi oleh Baznas Rokan Hilir.

Sebagai masyarakat yang menerima zakat, kami berharap agar dana tersebut digunakan untuk kepentingan masyarakat miskin, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Kami menuntut agar Baznas Rokan Hilir transparan dan akuntabel dalam pengelolaan zakat.”

Penyalahgunaan dana bantuan pengadaan sapi oleh Baznas Rokan Hilir merupakan contoh nyata dari penyalahgunaan wewenang dan kepercayaan dalam pengelolaan zakat.

Kami menuntut agar Baznas Rokan Hilir transparan dan akuntabel dalam pengelolaan zakat, dan agar pihak yang berwenang mengusut dugaan penyelewengan anggaran dan penyalahgunaan wewenang.

Setelah melakukan investigasi serta konfirmasi, dilapangan, menjumpai pihak -pihak penerima kelompok kami menemukan kejanggalan bahwa:

 

Dan kita juga jumpai saat seorang ibuk,berada dilokasi dekat rumah nya ada kandang sapi, kita menanyakan sapi yang didalam kandang disamping rumahnya itu, kemudian ibuk itu menjawab pertanyaan kita. Ya..ibuk ini sapi yang ada dikandang samping rumah ibuk,

ini sapi siapa ibuk..lalu dijawab oleh ibuk itu, sapi bantuan pak, apa benar ini sapi bantuan dari baznas, iya Pak,Kata ibuk itu. Dan ibuk itu mengatakan, bahwa sapi ini bantuan dari baznas, sebanyak delapan ekor sapi, dan sapi ini dititipkan ke kami udah 2/3 bulan ini lah, kata ibuk itu Lanjutnya.

Dan ibuk ini juga mengatakan nama Ketua kelompoknya, nama:ketua nya, pak setio budi. Kalo bapak maksudnya, suami saya sebagai anggota dari kelompok itu,dan juga ikut dikasi sapi bantuan itu juga.

Sapi bantuan dari baznas itu, ada tanda tindikan ditelinganya, dan sapi yang tidak ada tindikannya itu sapi peribadi kita sendiri, ujar ibuk ini. Lanjut ibuk ini mengatakan kepada kita, kalo desa Suak temenggung ini, dapat bantuan sapi ada dua kelompok, dan kalo desa Rokan baru mungkin juga dapat dua kelompok juga, karna dirokan baru itu ada dua kelurahan, terus dipedamaran juga ada kelompoknya. Kami hanya cuma merawat nya saja, tuturnya.

Program pengadaan tidak tepat sasaran dan kurangnya transparans ,bantuan sapi ini diduga tidak diterima oleh masyarakat dhuafa yang berhak, melainkan oleh pihak lain yang tidak memenuhi kriteria mustahik.

Diduga Kelompok penerima bantuan disebutkan direkayasa dengan dukungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan. dari total 10 ekor sapi yang diberikan per kelompok, dua di antaranya diduga kuat dimiliki oleh oknum pengurus Baznas.

“Harapan kami agar kasus ini dapat menjadi perhatian serius bagi semua pihak yang terkait, dan agar langkah – langkah konkret dapat diambil untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dan kepercayaan dalam pengelolaan zakat.”memastikan bahwa dana zakat digunakan untuk kepentingan masyarakat miskin dan tidak disalah guna kan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Untuk itu, diminta kepada kejati Riau untuk menghusut tuntas, diduga kegiatan tersbut diselewengkan dari tangan orang yang tidak bertanggung jawab. (Tim).

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Tebo Lepas Kafilah MTQ, Beri Motivasi dan Harapkan Prestasi Di Tingkat Provinsi
JEMBATAN LEUWI PASAR RUSAK, WARGA SUKAMAJU–CIPARASI TERPAKSA GOTONG ROYONG PERBAIKI DENGAN DANA SWADAYA
KANOPI GEDUNG KDMP KERTARAHARJA AMBRUK, KUALITAS PROYEK MILIARAN DIPERTANYAKAN – GMBI DESAK AUDIT DAN APARAT TURUN TANGAN
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo
PARES ADHARA DESAK DUA KAPOLRES DI TANGERANG PERKUAT PATROLI MALAM, TITIK RAWAN KEJAHATAN DIMINTA DIAWASI KETAT.
Tujuh Pemanah Terbaik Kota Cirebon Siap Berburu Medali Emas di Porprov Jabar 2026
Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok
Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:34 WIB

Wabup Tebo Lepas Kafilah MTQ, Beri Motivasi dan Harapkan Prestasi Di Tingkat Provinsi

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

JEMBATAN LEUWI PASAR RUSAK, WARGA SUKAMAJU–CIPARASI TERPAKSA GOTONG ROYONG PERBAIKI DENGAN DANA SWADAYA

Senin, 2 November 2026 - 17:28 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo

Senin, 2 November 2026 - 15:19 WIB

PARES ADHARA DESAK DUA KAPOLRES DI TANGERANG PERKUAT PATROLI MALAM, TITIK RAWAN KEJAHATAN DIMINTA DIAWASI KETAT.

Senin, 2 November 2026 - 15:04 WIB

Tujuh Pemanah Terbaik Kota Cirebon Siap Berburu Medali Emas di Porprov Jabar 2026

Berita Terbaru