BPBD Kabupaten Solok Dirikan 10 Tenda Darurat di Gantung Ciri, Antisipasi Retakan Bukit Limbang

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecamatan Kubung– utamapost.com |Pemerintah Kabupaten Solok melalui BPBD bergerak cepat menyiapkan langkah mitigasi setelah ditemukannya retakan besar di Bukit Limbang, Jorong Kampung Baru, Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung. Sebanyak 10 tenda darurat telah didirikan sebagai tempat evakuasi sementara bagi warga yang terdampak potensi longsor.

Afriyonedi, S.H ( kanan ), Kasi Trantib dan penaggulangan bencana kecamatan Kubung, tengah foto bersama sekna Gantung Ciri dilokasi pendirian tenda.

Retakan pada bukit tersebut memiliki lebar antara 50 cm hingga 150 cm, dengan panjang mencapai 100 meter dan membentuk pola letter U. Kondisi ini menjadi peringatan dini bagi sekitar 60 KK yang bermukim di kawasan rawan. Berdasarkan perkiraan sementara, apabila terjadi longsor besar, diprediksi sekitar 300.000 m³ material tanah dapat bergerak dari bukit tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Kubung telah meninjau langsung lokasi retakan pada Senin malam (8/11/2025). Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat waspada, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi selama lima jam atau lebih, karena dapat memicu pergerakan tanah.

“Sebagai langkah awal pencegahan, 10 tenda sudah kami dirikan untuk evakuasi warga. Ini bentuk kesiapsiagaan pemerintah menghadapi ancaman longsor,” ujar petugas BPBD yang berada dilokasi.

Sementara itu, Kasi Kamtibmas Penanggulangan Bencana Kecamatan Kubung, Afri Yonedi, SH, saat diwawancarai tim media di lokasi, membenarkan bahwa beberapa kepala keluarga sudah mulai mengungsi pada malam sebelumnya.

“Kami memastikan keamanan warga adalah prioritas. Beberapa KK sudah keluar dari rumah masing-masing untuk menghindari risiko, dan kami terus memantau pergerakan retakan bukit,” jelasnya.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa tindakan cepat ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga, sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran pemerintah selalu ada di tengah masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat bencana.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas hingga kondisi dinyatakan aman. ( Abd21 )

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok
Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kawasan Damar Resto Solok
GEGER! Pengunjung Dama Resto Sirukam Dihebohkan Penemuan Mayat Perempuan, Sudah Mengeluarkan Bau Menyengat
Lestarikan Tradisi, Sasaran Silek Pangian Langkah Ampek Koto Hilalang Resmi Dibuka
Banpres UMKM Tahap 2 Bergulir, Perhatikan Syarat Agar Lolos Verifikasi
KIOSK AKAN HADIR DIKABUPATEN SOLOK, MASYARAKAT LEBIH MUDAH BAYAR PAJAK
SASARAN SILEK TUO KUMANGO ARIPAN DIRESMIKAN. MARCOS SOPHAN : INI LANGKAH PENYUSUNAN BUKU SASARAN SILEK SE KABUPATEN SOLOK
MENTERI PUPR KUNJUNGI KORBAN TERDAMPAK GALODO AROSUKA, PM NINDYA KARYA WILAYAH SUMBAR DAMPINGI KEGIATAN

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:09 WIB

Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kawasan Damar Resto Solok

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:32 WIB

GEGER! Pengunjung Dama Resto Sirukam Dihebohkan Penemuan Mayat Perempuan, Sudah Mengeluarkan Bau Menyengat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Lestarikan Tradisi, Sasaran Silek Pangian Langkah Ampek Koto Hilalang Resmi Dibuka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Banpres UMKM Tahap 2 Bergulir, Perhatikan Syarat Agar Lolos Verifikasi

Berita Terbaru

News Update

Oknum Pemain Solar di Kabupaten Bogor

Senin, 2 Nov 2026 - 17:36 WIB