GRIB Jaya Sidak PT Tebo Alam Lestari, Soroti HGU, PHK hingga Dugaan Karhutla

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UTAMAPOST.COM,TEBO – Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya PAC Rimbo Bujang menyidak aktivitas PT Tebo Alam Lestari (TAL) di wilayah Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Senin (28/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua PAC GRIB Jaya Rimbo Bujang Jaja Nurjanah, bersama Jhon Kasur selaku Wakil Ketua DPC GRIB Jaya Tebo dan sejumlah anggota GRIB Jaya Rimbo Bujang.

Dalam kegiatan tersebut, GRIB Jaya menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi sorotan masyarakat, di antaranya mempertanyakan status Hak Guna Usaha (HGU) PT Tebo Alam Lestari serta izin aktivitas galian yang disebut berada di sekitar daerah aliran sungai (DAS).

Selain itu, GRIB Jaya turut mempertanyakan persoalan sejumlah karyawan yang disebut mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa pesangon. Mereka meminta pihak perusahaan menjelaskan status hubungan kerja serta pemenuhan hak-hak pekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Sorotan lainnya berkaitan dengan aktivitas armada pengangkut tandan buah segar (TBS) yang disebut melintas di jalan warga Desa Semambu, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

Menurut GRIB Jaya, penggunaan jalan masyarakat oleh kendaraan angkutan perusahaan perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan kondisi jalan, keselamatan warga serta aktivitas masyarakat sekitar.

Soroti Dugaan Karhutla

GRIB Jaya juga membawa persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi saat musim kemarau.

Mereka menyampaikan dugaan bahwa kebakaran tersebut berkaitan dengan aktivitas PT Tebo Alam Lestari dan kemudian merambat ke lahan perkebunan masyarakat di Desa Semambu.

Akibat kejadian tersebut, menurut informasi yang disampaikan GRIB Jaya, kebakaran disebut berdampak terhadap puluhan hektare perkebunan sawit dan karet milik warga.

Namun, penyebab pasti karhutla dan pihak yang bertanggung jawab masih memerlukan pemeriksaan serta verifikasi dari instansi berwenang.

Dalam kegiatan tersebut, pihak PT Tebo Alam Lestari turut hadir melalui Manajer PT TAL, Haris. Kehadiran pihak perusahaan menjadi bagian dari pertemuan untuk mendengarkan serta menanggapi berbagai persoalan yang disampaikan GRIB Jaya.

Kemitraan 60:40 Ikut Dipersoalkan

Tak hanya persoalan HGU dan lingkungan, GRIB Jaya juga menyoroti program kemitraan PT Tebo Alam Lestari dengan masyarakat Desa Semambu.

GRIB Jaya menyebut terdapat kesepakatan pembagian dengan skema 60:40. Namun, masyarakat yang mereka dampingi menilai pelaksanaan kemitraan tersebut tidak berjalan sesuai dengan kesepakatan awal.

Warga merasa dirugikan dan meminta agar persoalan tersebut dibuka secara transparan, termasuk mengenai isi perjanjian, mekanisme pengelolaan, perhitungan hasil serta realisasi pembagian kepada masyarakat.

Ketua PAC GRIB Jaya Rimbo Bujang Jaja Nurjanah bersama Jhon Kasur dan anggota GRIB Jaya menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat Desa Semambu.

Mereka meminta PT Tebo Alam Lestari memberikan penjelasan secara terbuka terhadap berbagai persoalan yang dipertanyakan, mulai dari HGU, izin galian di sekitar DAS, persoalan PHK, aktivitas armada TBS, dugaan karhutla hingga pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, berbagai tudingan tersebut merupakan aspirasi dan pernyataan dari pihak GRIB Jaya serta masyarakat. Klarifikasi dan data dari PT Tebo Alam Lestari maupun instansi terkait diperlukan untuk memastikan fakta serta menjaga pemberitaan tetap berimbang.(AA)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba
Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 4.841 Knalpot Brong, Hasil Operasi Sebulan Terakhir
Oknum Pemain Solar di Kabupaten Bogor
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo
Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran
Jambore Relawan 2026 di Pantai Larangan, Ratusan Relawan Kabupaten Tegal Digembleng Hadapi Medan Ekstrem
Tujuh Tahun Berkarya, Forsilista Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Organisasi yang Lebih Bermanfaat bagi Umat
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Wali Kota Cirebon Effendi Edo Tegaskan Pentingnya Integritas dan Pengawasan Anggaran

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:31 WIB

Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba

Selasa, 3 November 2026 - 06:03 WIB

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 4.841 Knalpot Brong, Hasil Operasi Sebulan Terakhir

Senin, 2 November 2026 - 17:36 WIB

Oknum Pemain Solar di Kabupaten Bogor

Senin, 2 November 2026 - 17:28 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo

Senin, 2 November 2026 - 13:36 WIB

Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran

Berita Terbaru

News Update

Oknum Pemain Solar di Kabupaten Bogor

Senin, 2 Nov 2026 - 17:36 WIB