Lembah Gumanti, UTAMAPOST.COM – Upaya melestarikan seni bela diri tradisional Minangkabau terus mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Solok. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Solok menyerahkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada Sasaran Silek Tuo Langkah Ampek Lipek Pageh, Jorong Lipek Pageh, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti.
Penyerahan SKT tersebut dilakukan dalam rangkaian kunjungan silaturahmi Disparbud Kabupaten Solok ke sasaran silek tersebut pada 7 Agustus 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memberikan motivasi kepada generasi muda agar terus mencintai, menjaga, dan melestarikan seni bela diri tradisional Minangkabau.

Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kabupaten Solok, Acen Lesmi, S.P., hadir langsung dalam kunjungan tersebut. Ia didampingi Pamong Budaya Ahli Muda, Wirasto, S.H., beserta jajaran staf.
Kehadiran rombongan Disparbud disambut hangat oleh pengurus sasaran, tokoh masyarakat, serta para pesilat muda Sasaran Silek Tuo Langkah Ampek Lipek Pageh.
Dalam kesempatan tersebut, Acen Lesmi secara resmi menyerahkan Surat Keterangan Terdaftar sebagai bentuk pengakuan dan legalitas dari pemerintah daerah terhadap keberadaan sasaran silek tradisi tersebut.
“Penyerahan Surat Keterangan Terdaftar ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk mendukung eksistensi sasaran silek tradisi. Kami berharap dengan legalitas ini, Sasaran Silek Tuo Langkah Ampek semakin termotivasi untuk membina generasi muda, melestarikan nilai-nilai luhur Minangkabau, dan terus mencetak prestasi yang membanggakan Kabupaten Solok,” ujar Acen Lesmi.
Sasaran Silek Tuo Langkah Ampek Lipek Pageh merupakan salah satu perguruan silek yang aktif dalam melestarikan seni bela diri tradisional Minangkabau di Kabupaten Solok.
Perguruan tersebut juga dikenal aktif mengikuti berbagai ajang kejuaraan dan telah berhasil meraih sejumlah penghargaan yang turut mengharumkan nama Kabupaten Solok.
Guru Tuo Silek Tuo Langkah Ampek Lipek Pageh, Syafruddin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Solok melalui Disparbud.
Syafruddin sendiri diketahui mendalami ilmu pencak silat dari 15 guru yang berbeda. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap keberadaan perguruan silek sangat penting untuk keberlanjutan pembinaan generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan dan penyerahan surat keterangan terdaftar dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kami berharap ke depan perguruan ini bisa terus diperhatikan dan selalu diikutsertakan dalam berbagai event kejuaraan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” kata Syafruddin.

Penyerahan SKT tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Disparbud Kabupaten Solok dalam memperkuat keberadaan simpul-simpul kebudayaan di tingkat nagari.
Pemerintah daerah berharap keberadaan sasaran silek tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan bela diri, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mempelajari nilai-nilai, adat, disiplin, dan kearifan lokal Minangkabau.
Dengan demikian, keberadaan Silek Tuo Langkah Ampek Lipek Pageh diharapkan dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam menjaga kelestarian budaya Minangkabau di tengah perkembangan zaman. ( Abd21)










