Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA – Utamapost,.Menjaga eksistensi organisasi di tengah dinamika kehidupan perantauan membutuhkan lebih dari sekadar kepengurusan. Diperlukan kebersamaan, komunikasi lintas generasi, serta komitmen untuk terus melahirkan pemimpin baru. Semangat inilah yang mewarnai kunjungan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pemuda Pelajar Sulit Air (DPP IPPSA) ke Daerah Istimewa Yogyakarta pada 30 Oktober hingga 2 November 2026.

 

Dipimpin Ketua Umum DPP IPPSA, Rinaldi Yogi Pratama, sebanyak 17 pengurus pusat hadir dalam sejumlah agenda organisasi dan silaturahmi bersama keluarga besar masyarakat Sulit Air di Yogyakarta. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian pengurus pusat terhadap perkembangan organisasi di tingkat wilayah dan cabang.

 

Salah satu agenda strategis dalam kunjungan ini adalah Musyawarah Wilayah Korwil VII IPPSA. Forum yang berlangsung pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026, tersebut menjadi ruang evaluasi kepengurusan sekaligus menentukan arah kepemimpinan organisasi untuk periode selanjutnya.

 

Setelah melalui proses dialog dan musyawarah mufakat, Muhammad Hafizh Dzaki, S.I.Kom., dipercaya menjadi Ketua Korwil VII IPPSA periode 2026–2028. Ia akan didampingi Syahrul Karall Ravi, S.H., sebagai Wakil Ketua.

 

Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa semangat pembaruan tanpa meninggalkan fondasi perjuangan yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya. Regenerasi bukan sekadar pergantian personel, melainkan proses melanjutkan tanggung jawab dan menjaga keberlangsungan organisasi.

 

Dalam forum tersebut, Musthafa Ridhwan, Ketua Korwil VII IPPSA periode 2022–2026, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah bersama-sama menjalankan roda organisasi selama masa kepemimpinannya.

Hal penting lainnya yang menjadi perhatian dalam Muswil adalah penegasan status Korwil VII IPPSA sebagai wilayah koordinasi tersendiri dan tetap berdiri terpisah dari Korwil VI. Kejelasan struktur ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas koordinasi serta memberikan ruang pengembangan organisasi di wilayah masing-masing.

 

**Memperkuat Hubungan SAS dan IPPSA**

 

Konsolidasi organisasi semakin bermakna melalui pelaksanaan pelantikan kepengurusan SAS dan IPPSA pada Minggu, 1 November 2026, bertempat di Grand Serela Yogyakarta.

 

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara Sulit Air Sepakat (SAS) sebagai organisasi masyarakat dan IPPSA sebagai wadah berhimpun generasi muda dan pelajar Sulit Air.

 

Pelantikan mencakup DPW VI SAS yang membawahi wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, serta DPC SAS Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Denpasar. Pada kesempatan yang sama turut dilantik kepengurusan Korwil VII IPPSA dan DPC IPPSA Yogyakarta.

 

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum DPP SAS, H. Nasferi Anwar, S.H., M.M., beserta jajaran pengurus periode 2026–2030. Hadir pula Ketua DPW VI SAS, Drs. Herlin Luthan, M.M., Ketua DPW V SAS, H. Hasrizal, para Bundo Kanduang, Alumni IPPSA Yogyakarta, serta sejumlah perwakilan masyarakat Sulit Air dari berbagai daerah.

 

Pertemuan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa keberlangsungan organisasi masyarakat Sulit Air di perantauan sangat ditentukan oleh sinergi antara generasi senior dan generasi muda.

 

SAS dan IPPSA memiliki ruang pengabdian masing-masing, tetapi keduanya terhubung oleh semangat yang sama, yakni menjaga persatuan, memperkuat identitas masyarakat Sulit Air, dan memberikan kontribusi bagi nagari maupun masyarakat di perantauan.

 

Asrama Gunung Merah, Ruang Bertemunya Persaudaraan

 

Di balik agenda resmi organisasi, kunjungan DPP IPPSA juga menyimpan cerita tentang kuatnya hubungan kekeluargaan masyarakat Sulit Air.

 

Asrama Gunung Merah menjadi salah satu pusat kegiatan dan tempat berkumpul rombongan selama berada di Yogyakarta. Setibanya dari Jakarta pada Sabtu pagi, rombongan disambut hangat oleh keluarga besar IPPSA Yogyakarta dan para penghuni asrama.

 

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling bertukar cerita, berbagi pengalaman organisasi, serta mempererat hubungan yang selama ini terjalin melalui komunikasi dan aktivitas kepemudaan.

 

Kebersamaan berlanjut melalui sejumlah kegiatan, di antaranya kunjungan ke Pantai Ngedan, menikmati suasana kawasan Merapi, hingga berjalan bersama di kawasan Malioboro dan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

 

Pada hari terakhir, Senin, 2 November 2026, rombongan juga mendapat kunjungan Bundo Lathifah Zul. Dalam suasana penuh keakraban, Bundo Lathifah Zul menyampaikan nasihat dan apresiasi atas kunjungan pengurus DPP IPPSA serta mengingatkan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan di antara generasi muda dan masyarakat Sulit Air.

 

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan organisasi tidak hanya berkaitan dengan program kerja dan jabatan, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai persaudaraan tetap diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

 

Membawa Semangat Baru untuk Organisasi

 

Setelah empat hari menjalankan berbagai agenda, rombongan DPP IPPSA bertolak kembali ke Jakarta pada Senin malam, 2 November 2026. Rombongan tiba dengan selamat pada Selasa dini hari, 3 November 2026.

 

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya DPP IPPSA untuk memastikan hubungan antara pengurus pusat, wilayah, dan cabang tetap terjaga. Kehadiran langsung di tengah anggota juga menjadi sarana memahami dinamika organisasi sekaligus mendorong tumbuhnya partisipasi generasi muda.

 

Terpilihnya Muhammad Hafizh Dzaki dan Syahrul Karall Ravi sebagai pimpinan baru Korwil VII menjadi salah satu hasil penting dari rangkaian perjalanan tersebut.

 

Tantangan berikutnya adalah bagaimana kepemimpinan baru mampu menjaga soliditas, memperkuat kaderisasi, dan menjadikan IPPSA sebagai ruang aktualisasi pemuda serta pelajar Sulit Air yang produktif dan bermanfaat.

 

Pada akhirnya, kekuatan organisasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan atau besarnya struktur kepengurusan. Lebih dari itu, kekuatan organisasi terletak pada kemampuan menjaga persaudaraan, membangun kepercayaan, dan memastikan setiap generasi memiliki kesempatan untuk melanjutkan pengabdian.

 

Dari Jakarta menuju Yogyakarta, DPP IPPSA membawa satu pesan penting: organisasi boleh tumbuh di berbagai penjuru perantauan, tetapi semangat persatuan dan kecintaan terhadap Nagari Sulit Air harus tetap menjadi akar yang menyatukan.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Jon Firman Pandu Lantik 23 Wali Nagari Terpilih se-Kabupaten Solok, Wali Nagari Surian dan Lolo Resmi Dilantik
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka
Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba
Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 4.841 Knalpot Brong, Hasil Operasi Sebulan Terakhir
Oknum Pemain Solar di Kabupaten Bogor
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 16:18 WIB

Bupati Jon Firman Pandu Lantik 23 Wali Nagari Terpilih se-Kabupaten Solok, Wali Nagari Surian dan Lolo Resmi Dilantik

Selasa, 3 November 2026 - 19:33 WIB

Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Selasa, 3 November 2026 - 08:31 WIB

Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba

Berita Terbaru