SUKABUMI JAWA BARAT 17 Oktober 2026 — Kondisi jalan penghubung Kampung Cikiray dan Kampung Cibengang, Desa Sukamanah, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, memprihatinkan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena jalan merupakan salah satu akses penting yang menunjang aktivitas sehari-hari dan perputaran roda perekonomian masyarakat.
Permukaan jalan tampak didominasi batu-batu yang tidak rata, dengan bagian badan jalan berupa tanah dan material kerikil. Kondisi ini berpotensi menyulitkan pengguna jalan, terutama saat melintas menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Ketika hujan turun, masyarakat juga berpotensi menghadapi kendala tambahan akibat kondisi permukaan jalan dan aliran air.
Jalan penghubung antar kampung bukan sekadar sarana transportasi, melainkan urat nadi kehidupan masyarakat. Akses jalan yang layak dibutuhkan untuk mendukung kegiatan ekonomi, mengangkut hasil usaha warga, menunjang aktivitas pendidikan, serta mempermudah akses terhadap pelayanan kesehatan dan kebutuhan lainnya.
Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Sukamanah dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Warga berharap adanya peninjauan langsung ke lokasi, pendataan tingkat kerusakan, serta langkah konkret untuk meningkatkan kualitas jalan sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran yang tersedia.
Pembangunan maupun perbaikan jalan diharapkan tidak hanya dilakukan secara sementara, tetapi direncanakan dengan memperhatikan kualitas konstruksi, sistem drainase, dan ketahanan jalan agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Warga berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi infrastruktur di wilayah perkampungan. Pemerataan pembangunan perlu diwujudkan hingga ke pelosok desa, sehingga masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang aman dan layak.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengenai rencana penanganan jalan tersebut. Karena itu, konfirmasi kepada pihak terkait diperlukan untuk mengetahui status jalan, kewenangan penanganan, serta kemungkinan alokasi anggaran perbaikannya.
Masyarakat berharap aspirasi ini mendapat respons nyata dari pemerintah. Sebab, jalan yang layak bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan kebutuhan mendasar untuk menunjang kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Desa Sukamanah.
Tri.










