
Wakil Ketua komisi III DPR RI Sari Yuliati bereaksi keras atas tragedi perampokan disertai kekerasan yang menewaskan seorang lansia berinisial J (60) di Pekanbaru, Selasa (29/4). Sari mengutuk tindakan brutal tersebut dan mendesak aparat kepolisian segera menyeret para pelaku ke meja hijau.
“Ini perbuatan keji yang tidak bisa ditoleransi. Korban adalah warga lanjut usia yang seharusnya dilindungi, bukan dizalimi dengan cara tidak manusiawi,” tegas Sari dalam pernyataan resminya, Jumat (1/5).
Aksi perampokan yang merenggut nyawa J terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman tersebut, terlihat sedikitnya 5 orang terduga pelaku yang beraksi di kediaman korban. Sari pun meminta jajaran Polresta Pekanbaru dan Polda Riau bergerak cepat memanfaatkan bukti digital tersebut,sehingga wajah pelaku bisa di jadikan dpo dalam kasus tersebut.
“Rekaman CCTV sudah sangat jelas. Tidak ada alasan untuk berlama-lama. Saya minta kepolisian bergerak cepat, tangkap seluruh pelaku, dan pastikan proses hukum berjalan transparan demi keadilan keluarga korban,” ujarnya.
Sebagai pimpinan DPR RI sekaligus mitra kerja Polri, Sari memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas guna memastikan hukum ditegakkan seadil-adilnya tanpa kompromi.
“Kami akan pantau terus perkembangannya. Pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” ucap wakil ketua komisi III DPR RI Sari yulianti .
Menutup pernyataannya, Sari mengimbau warga Pekanbaru dan sekitarnya untuk memperketat keamanan rumah dan lingkungan. Ia menekankan bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab bersama melalui keberanian melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.









