Selamatkan Generasi, Ahmad Fauzi Bangkitkan Kewaspadaan Bencana Tanah Selatan

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Langit mendung menaungi Aula Kecamatan Malimping, namun di dalam ruangan itu, semangat kebangsaan dan kewaspadaan berkobar terang. Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Kebangkitan Bangsa, Ahmad Fauzi, hadir dan membuka secara langsung Workshop Pemberdayaan Masyarakat dalam Kesiapsiagaan Bencana yang diselenggarakan oleh Basarnas, Senin (28/07/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan negara di tengah rakyat, bukan hanya saat bencana melanda, tapi justru sebelum itu terjadi  saat pengetahuan dan kesiapsiagaan menjadi tameng pertama menyelamatkan nyawa.

Di hadapan para pemuda, tokoh masyarakat, dan warga dari Kecamatan Malimping dan sekitarnya, Ahmad Fauzi menyampaikan orasi kebangsaan yang menggugah. Ia menekankan bahwa Indonesia bukan hanya negeri yang kaya akan budaya dan alam, tetapi juga negeri yang hidup berdampingan dengan risiko bencana.

“Indonesia berada di atas tiga lempeng aktif: Australia, Eurasia, dan Samudra Pasifik. Kita hidup di atas jalur gempa, di antara pegunungan, di sepanjang garis pantai, dan dikelilingi oleh gunung-gunung berapi. Ini bukan untuk ditakuti, tapi untuk disikapi dengan ilmu dan kesiapan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Fauzi mengingatkan bahwa menurut data UNESCO, Indonesia menempati peringkat ketujuh negara paling rawan bencana di dunia. Dalam konteks ini, wilayah Banten, khususnya Kabupaten Lebak yang terdiri dari perbukitan, pegunungan, dan wilayah pesisir, berada tepat di zona rawan. Dengan posisi geografis yang bersinggungan langsung dengan zona subduksi lempeng dan lintasan cincin api Pasifik, potensi gempa bumi, tanah longsor, tsunami, hingga letusan gunung berapi menjadi ancaman nyata yang tak bisa dianggap remeh.

Namun, di tengah potensi besar itu, Ahmad Fauzi tidak bicara soal ketakutan. Ia bicara soal kekuatan, kesadaran, dan ketangguhan rakyat. Baginya, edukasi yang masif kepada masyarakat adalah kunci. Ia menyerukan agar seluruh pihak, mulai dari pemerintah, lembaga penanggulangan bencana, hingga masyarakat sipil, bersinergi dalam satu visi besar: membangun ketahanan bencana berbasis masyarakat.

“Kesiapsiagaan bukan dimulai saat sirine berbunyi. Ia dimulai dari ruang-ruang keluarga, dari ruang kelas, dari forum pemuda, dan dari kegiatan seperti hari ini,” ujar politisi PKB yang dikenal vokal membela kepentingan rakyat di dapil Banten 1 ini.

Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta, yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat, khususnya kalangan muda. Salah satu peserta, Nasrullah, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat.

“Kami jadi lebih paham bagaimana bersikap sebelum, saat, dan setelah bencana. Ini ilmu yang menyelamatkan,” tuturnya dengan semangat.

Kehadiran Ahmad Fauzi dalam kegiatan ini tidak hanya memberi pesan bahwa negara hadir, tetapi juga menegaskan bahwa kepedulian tidak hanya datang saat tangis dan puing, tapi juga saat masyarakat masih berdiri tegak dan ingin belajar menjadi kuat.

Dari Malimping, Fauzi menggugah bangsa: Jangan hanya jadi korban, jadilah bagian dari barisan penyelamat. Karena menyelamatkan manusia hari ini, adalah menyelamatkan masa depan Indonesia.

*Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Tebo Lepas Kafilah MTQ, Beri Motivasi dan Harapkan Prestasi Di Tingkat Provinsi
JEMBATAN LEUWI PASAR RUSAK, WARGA SUKAMAJU–CIPARASI TERPAKSA GOTONG ROYONG PERBAIKI DENGAN DANA SWADAYA
KANOPI GEDUNG KDMP KERTARAHARJA AMBRUK, KUALITAS PROYEK MILIARAN DIPERTANYAKAN – GMBI DESAK AUDIT DAN APARAT TURUN TANGAN
PARES ADHARA DESAK DUA KAPOLRES DI TANGERANG PERKUAT PATROLI MALAM, TITIK RAWAN KEJAHATAN DIMINTA DIAWASI KETAT.
Sejarah Baru Perdamaian di Tolikara, Dua Kelompok yang Bertikai Sepakat Akhiri Perang, Surat Pernyataan Sikap Ditandatangani
DESAKAN KING BADAK BERBUAH HASIL, BPJS KETENAGAKERJAAN RANGKASBITUNG AKHIRNYA TERIMA BERKAS SANGGAHAN KLAIM JKM ALM. IBU LILIS
Belasan Excavator Diduga Bebas Keruk Emas di Sungai Lasi dan X Koto Diateh, Kapolres Solok Kota Didesak Jangan Tutup Mata!
Bupati Agus Rubiyanto Pimpin Upacara Sumpah Pemuda Ke-98, Serukan Pemuda Tebo Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:34 WIB

Wabup Tebo Lepas Kafilah MTQ, Beri Motivasi dan Harapkan Prestasi Di Tingkat Provinsi

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

JEMBATAN LEUWI PASAR RUSAK, WARGA SUKAMAJU–CIPARASI TERPAKSA GOTONG ROYONG PERBAIKI DENGAN DANA SWADAYA

Senin, 2 November 2026 - 15:19 WIB

PARES ADHARA DESAK DUA KAPOLRES DI TANGERANG PERKUAT PATROLI MALAM, TITIK RAWAN KEJAHATAN DIMINTA DIAWASI KETAT.

Minggu, 1 November 2026 - 18:29 WIB

Sejarah Baru Perdamaian di Tolikara, Dua Kelompok yang Bertikai Sepakat Akhiri Perang, Surat Pernyataan Sikap Ditandatangani

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:21 WIB

DESAKAN KING BADAK BERBUAH HASIL, BPJS KETENAGAKERJAAN RANGKASBITUNG AKHIRNYA TERIMA BERKAS SANGGAHAN KLAIM JKM ALM. IBU LILIS

Berita Terbaru