Padang, Utamapost.com | Ruas tol Padang–Sicincin sepanjang 36 kilometer, bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), akan segera memberlakukan tarif0 resmi, warganet sebut tarif termahal diindonesia yang sebelumnya berada diperingkat 1 kendaraan golongan I tol bakaheuni – terbanggi jarak 140, 94 km bertarif Rp. 189.500,
Pekan baru – Dumai dengan tarif Rp. 171.500 dengan jarak 131,48 km, kemudian diposisi 3
Ruas tol terbanggi besar – pematang panggang- kayu agung 170.500 dengan jarak 189,2 km,
Ruas tol balik papan Samarinda 145.500 dengan jarak 99,02 km serta posisi kelima Tol Cikopo Palimanan bertarif Rp. 119.000 dengan jarak 116.000.
Komentar netizen sentil bahwa tarif tol Padang – Sicincin dengan jarak lebih kurang 36 km di patok dengan tarif golongan I Rp.50.500 terlalu mahal. Warganet berkomentar lebih memilih jalan bukan tol ( jalan lama ) dikarenakan selisih pembayaran tol dengan BBM masih menang hemat jalan bukan tol, apalagi kendaraan golongan I jenis ekspedisi dan angkutan perdagangan.
Sementara itu PT. Hutama Karya (Persero) memastikan sosialisasi masif dilakukan agar pengguna memahami kebijakan baru ini.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa kebijakan penetapan tarif ini berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Nomor 672/KPRT/M/2025 yang ditandatangani pada 16 Juli 2025.
Keputusan tersebut mengatur golongan jenis kendaraan bermotor dan besaran tarif tol untuk ruas Sicincin–Padang.
Berdasarkan keputusan tersebut, tarif Jalan Tol Padang–Sicincin ditetapkan sebagai berikut:
Golongan I: Rp50.500
Golongan II: Rp75.500
Golongan III: Rp75.500
Golongan IV: Rp100.500
Golongan V: Rp100.500
Tarif ini berlaku baik untuk perjalanan dari Gerbang Tol Padang ke Kapalo Hilalang maupun sebaliknya.
Ruas tol ini telah beroperasi tanpa tarif sejak 28 Mei 2025. Periode pengoperasian gratis tersebut dimanfaatkan sebagai masa pengenalan dan sosialisasi kepada masyarakat Sumatera Barat, mengingat ini merupakan jalan tol pertama di provinsi tersebut.
“Selama hampir dua bulan, Hutama Karya gencar melakukan edukasi terkait penggunaan kartu uang elektronik (UE), tata cara berkendara yang baik dan benar di jalan tol, serta manfaat keberadaan tol,” ujar Adjib, Senin (22/7/2025).










