SOLOK RAYA —utamapost.com |Dunia jurnalistik Solok Raya kembali diselimuti awan hitam. Salah satu insan pers terbaiknya, Marjohan, wartawan dari Media Bidik Kasus, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 3 Juli 2026, pukul 17.45 WIB. Warga Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak ini mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Natsir Solok sebelum sempat menjalani tindakan operasi, jutaan ucapan duka berdatangan dari berbagai kalangan.
Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat, serta seluruh rekan sejawat sesama kuli tinta di Solok Raya. Selama berkiprah di dunia jurnalistik, Marjohan dikenal sebagai sosok wartawan yang penuh dedikasi tinggi. Almarhum adalah figur yang gigih dan dikenal tak kenal rintangan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik demi menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.
Sosok bersahaja dengan kartu pers yang selalu dikalungkannya semasa hidup, seperti yang abadi dalam kenangan pada dokumentasi, kini ia telah tiada.
Kronologi kepergian almarhum bermula pada selasa malam mengeluhkan sakit dibagian perut dan dilarikan ke puskesmas Singkarak untuk dilakukan rawatan tingkat pertama. Rabu pagi Marjohan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kota Solok. Marjohan kembali di rujuk ke RS. M. Natsir dan diagendakan untuk dioperasi.
Takdir berkata lain, sebelum tim medis sempat melaksanakan tindakan operasi perut tersebut, Sang Khalik telah memanggil Marjohan pulang ke haribaan-Nya pada Kamis sore.
Keluarga Besar Media Bidik Kasus dan segenap Wartawan Solok Raya menyatakan duka cita yang sedalam-dalamnya.
Selamat jalan, Pak Marjohan. Dedikasi dan kegigihanmu akan selalu dikenang dan menjadi teladan bagi insan pers yang ditinggalkan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. ( tim)
<span;>










