KODE SULSEL SIAPKAN ADUAN KE KPK, KPPU, DAN LKPP TERKAIT PENGADAAN RP210 MILIAR DPRD SULSEL

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Aliansi Koalisi Demokrasi Mahasiswa Sulawesi Selatan (Kode Sulsel) bersiap melayangkan Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada KPK, KPPU RI, dan LKPP. Laporan ini berfokus pada hasil kajian pengadaan barang dan jasa di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan senilai Rp210 miliar serta transparansi LHKPN pimpinannya

Koordinator Umum Kode Sulsel, Bung AIM, menyatakan bahwa seluruh dokumen pendukung telah dihimpun dalam bentuk digital.

Langkah ini diambil sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pengawasan negara sesuai PP Nomor 43 Tahun 2018.Terdapat dua poin utama yang menjadi sorotan aliansi:Transparansi Anggaran: Data SiRUP menunjukkan rencana pengadaan mencapai Rp210 miliar. Namun, sejumlah paket yang telah selesai statusnya belum memiliki informasi nilai kontrak yang jelas.

LHKPN Pimpinan DPRD: Aliansi melampirkan data kekayaan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi (Rp26,6 miliar) dan Wakil Ketua DPRD Yasir Machmud (Rp92,1 miliar), dengan total akumulasi mencapai Rp118,79 miliar.Kode Sulsel menegaskan tetap menghormati asas praduga tak bersalah.

Pembagian laporan disesuaikan dengan wewenang masing-masing lembaga: KPK untuk aspek korupsi, KPPU untuk dugaan persekongkolan tender, dan LKPP untuk kepatuhan regulasi. Jika ditemukan bukti pelanggaran hukum atau etik dari hasil telaah, aliansi berkomitmen untuk menempuh jalur hukum lanjutan

Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cecar Saksi Presiden Ke-7 Soal Nama Kapolri di Persidangan dan Siapa Yang Mengangkatnya, King Naga Menilai Pengacara Dr. Tifa Tak Paham Pokok Perkara atau Bingung Kehabisan Pertanyaan
Arief Nasrudin Bawa PAM JAYA Raih Predikat ‘Sangat Baik’, Bukti Pembenahan Bukan Janji Manis
Sri Patokah Datangi Mabes Polri, Minta Gelar Perkara Khusus: Perkara Hampir 5 Tahun Masih Berstatus Lidik.
Dari Presiden Mahasiswa IAIN Imam Bonjol hingga Pimpin Ombudsman RI, Perjalanan Nuzran Joher
KADIN Sumbar Perkuat Diplomasi Ekonomi, Potensi Sumbar Dipaparkan ke 23 Dubes IORA
Dirgahayu Indonesia ke-81, Ketum dan Sekjen FRIC Ajak Satukan Langkah Jaga dan Bangun Negeri
Dhifla Wiyani Disetujui Komisi III DPR RI Jadi Hakim Agung Kamar Pidana
Dewan Pers Kecam Penghinaan dan Intimidasi terhadap Wartawan, Ingatkan Ancaman Pidana UU Pers

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Arief Nasrudin Bawa PAM JAYA Raih Predikat ‘Sangat Baik’, Bukti Pembenahan Bukan Janji Manis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Sri Patokah Datangi Mabes Polri, Minta Gelar Perkara Khusus: Perkara Hampir 5 Tahun Masih Berstatus Lidik.

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Dari Presiden Mahasiswa IAIN Imam Bonjol hingga Pimpin Ombudsman RI, Perjalanan Nuzran Joher

Jumat, 11 September 2026 - 16:12 WIB

KADIN Sumbar Perkuat Diplomasi Ekonomi, Potensi Sumbar Dipaparkan ke 23 Dubes IORA

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Dirgahayu Indonesia ke-81, Ketum dan Sekjen FRIC Ajak Satukan Langkah Jaga dan Bangun Negeri

Berita Terbaru