BESTARI-Saintek Gebrak Pelayanan Publik Inklusif: Bahasa Isyarat Jadi Jembatan Kesetaraan di Kabupaten Tegal

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal //utamapost.com — Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Tim Riset Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (BESTARI-Saintek) terus memperkuat langkah menuju pelayanan publik yang inklusif, aksesibel, dan setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Bahasa Isyarat bagi Operator dan Pelayan Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal yang berlangsung di Gedung Dadali Pemerintah Kabupaten Tegal, Slawi.

Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas aparatur, khususnya operator dan petugas pelayanan publik, agar mampu membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat tuli maupun penyandang disabilitas yang memiliki kebutuhan komunikasi khusus.

Penguasaan bahasa isyarat diharapkan tidak sekadar menjadi keterampilan tambahan bagi aparatur, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, humanis, empatik, dan bebas diskriminasi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Program BESTARI-Saintek yang sebelumnya telah melaksanakan sejumlah program pendukung, di antaranya pembuatan Bank Video bersama relawan tuna rungu dan tuna wicara, Workshop Penyusunan SOP Inklusif, serta Penyusunan Modul Pelatihan Petugas Layanan Inklusif.

Anggota Tim Riset BESTARI-Saintek, Dra. Sri Sutjiatmi, M.Si., mengatakan pelatihan bahasa isyarat merupakan tahapan lanjutan untuk memastikan berbagai perangkat yang telah dikembangkan melalui program tersebut dapat diterapkan secara nyata dalam pelayanan publik.

“Kami sudah melakukan kegiatan bank video, workshop SOP, dan penyusunan modul. Hari ini kami melanjutkan dengan pelatihan khusus bagi Bapak-Ibu yang memberikan pelayanan kepada masyarakat tuli. Semua masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan publik yang baik bukan hanya mengenai kecepatan dan ketepatan administrasi, tetapi juga kemampuan pemerintah memastikan setiap warga dapat berkomunikasi dan memperoleh hak pelayanan tanpa hambatan.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Tegal diharapkan semakin siap membangun ekosistem pelayanan publik yang tidak hanya hadir untuk masyarakat secara umum, tetapi juga mampu mendengar mereka yang tidak dapat mendengar, memahami mereka yang memiliki keterbatasan komunikasi, serta memastikan tidak seorang pun merasa tertinggal dalam memperoleh pelayanan pemerintah.

Program BESTARI-Saintek menjadi salah satu langkah konkret untuk menghadirkan wajah pelayanan publik yang lebih setara, inklusif, dan berorientasi pada kemanusiaan di Kabupaten Tegal.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka
Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba
Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 4.841 Knalpot Brong, Hasil Operasi Sebulan Terakhir
Oknum Pemain Solar di Kabupaten Bogor
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo
Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran
Jambore Relawan 2026 di Pantai Larangan, Ratusan Relawan Kabupaten Tegal Digembleng Hadapi Medan Ekstrem

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:33 WIB

Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Selasa, 3 November 2026 - 08:31 WIB

Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba

Selasa, 3 November 2026 - 06:03 WIB

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 4.841 Knalpot Brong, Hasil Operasi Sebulan Terakhir

Senin, 2 November 2026 - 17:36 WIB

Oknum Pemain Solar di Kabupaten Bogor

Berita Terbaru