Penambang Batu Bara Ilegal Dilahan Milik Perum Perhutani,Diduga Dijadikan Ajang Untuk Memungut Perelek.

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lebak – Aktivitas penambangan ilegal batubara ilegal terus beroperasi setiap hari,tetapi sungguh sangat disayangkan dengan adanya dugaan pungutan perelek kesetiap lobang,seperti lokasi blok, pamandian,cinunggul,cepakpasar,jati,padahal lahan tersebut milik perum perhutani,dijadikan ajang manfaat penambangan ilegal batubara,kian marak dan menjadi sorotan publik. Tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan para penambang batu bara,dan merugikan negara dari sisi pendapatan.

Lokasi batubara dilahan milik perum perhutani di kampung Cibodas Desa Karakamulyaan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten

Disisi lain penambang butuh solusi untuk mencukupi kebutuhan keluarga,akan tetapi ditengah tengah maraknya pertambangan batu bara ilegal,diduga ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi dengan dalih untuk menjaga keamanan dan kekondusifan dilokasi tambang batubara ilegal.

Para Penambang batubara ilegal mengeluhkan,ada pungutan perelek dari setiap korlap untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para penambang.
Pungutan perelek disetiap Minggu mencapai beberapa kali,itu menjadi pertanyaan bagi para penambang batu bara karena selalu ada pungutan perelek dengan dalih untuk keamanan dan kekondusifan lokasi pertambangan batu bara tersebut.

penyebab serta dampak maraknya tambang ilegal lahan milik perum perhutani diduga adanya perelek untuk mengamankn para penambang,padahal secara tidak sadar mereka hanya dijadikan ajang manfaat.

Dikatakan beberapa penambang.iya kang kalau perek selalu ada dan hampir setiap hari memungut perelek adapun perumtuknya kami juga kurang paham katanya sih untuk keamanan.singkatnya penambang.

Diduga lemahnya Pengawasan dan Penegakan Hukum,lemahnya pengawasan dari pemerintah menjadi salah satu faktor maraknya tambang ilegal. Meskipun sudah ada regulasi yang mengatur sektor pertambangan, penerapannya masih jauh dari efektif.Namun, upaya penertiban masih minim dan tidak merata. Pengawasan yang tidak optimal.

Hingga berita ini dimeja redaksi pihak perum perhutani bungkam Engan memberikan jawaban.(Rudi)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Tebo Lepas Kafilah MTQ, Beri Motivasi dan Harapkan Prestasi Di Tingkat Provinsi
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
JEMBATAN LEUWI PASAR RUSAK, WARGA SUKAMAJU–CIPARASI TERPAKSA GOTONG ROYONG PERBAIKI DENGAN DANA SWADAYA
KANOPI GEDUNG KDMP KERTARAHARJA AMBRUK, KUALITAS PROYEK MILIARAN DIPERTANYAKAN – GMBI DESAK AUDIT DAN APARAT TURUN TANGAN
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo
PARES ADHARA DESAK DUA KAPOLRES DI TANGERANG PERKUAT PATROLI MALAM, TITIK RAWAN KEJAHATAN DIMINTA DIAWASI KETAT.
Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok
Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:34 WIB

Wabup Tebo Lepas Kafilah MTQ, Beri Motivasi dan Harapkan Prestasi Di Tingkat Provinsi

Selasa, 3 November 2026 - 19:33 WIB

Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Selasa, 3 November 2026 - 18:47 WIB

KANOPI GEDUNG KDMP KERTARAHARJA AMBRUK, KUALITAS PROYEK MILIARAN DIPERTANYAKAN – GMBI DESAK AUDIT DAN APARAT TURUN TANGAN

Senin, 2 November 2026 - 17:28 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo

Senin, 2 November 2026 - 15:19 WIB

PARES ADHARA DESAK DUA KAPOLRES DI TANGERANG PERKUAT PATROLI MALAM, TITIK RAWAN KEJAHATAN DIMINTA DIAWASI KETAT.

Berita Terbaru