Sungai Parit, Indragiri Hulu — Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akhirnya turun langsung ke Puskesmas Sungai Parit menyusul viralnya kasus dugaan pelanggaran etik yang dilakukan seorang dokter berinisial FP. Dokter tersebut menjadi sorotan setelah dikabarkan memvonis pasien tidak bisa sembuh dan enggan memberikan surat rujukan.
Peristiwa ini mencuat setelah seorang pasien bernama Juminah menceritakan pengalamannya ke media sosial. Ia mengaku dibentak oleh dokter FP saat berobat dan mendapatkan vonis yang mengagetkan” Anak ibuk tidak bisa sembuh karena sudah lama, percuma juga saya berikan surat rujukan, paling nanti cuma di kasih obat tetes dari RSUD itu. tidak hanya itu dokter FP juga tidak memberikan obat sebagai bentuk pengobatan sementara.
Kepala Puskesmas Hendra Sungai Parit membenarkan bahwa insiden tersebut tengah ditindaklanjuti. Terimakasih Bu informasinya “Sekarang kami sedang menelusuri hal tersebut bersama Dinas Kesehatan dan IDI, kabupaten Inhu ” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.senin(05/05).
Kadiskes Elis Juniarti Belum Merespons, Meski Sudah Berkali-kali Dihubungi oleh awak media.
Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat, terutama menyangkut tanggung jawab dan sikap profesional dalam pelayanan publik di sektor kesehatan.( Iin)










