Forum Akal Sehat Tebo Desak Propam Polri Periksa Dugaan Barter Perkara dan Minta KPK Usut Dugaan Korupsi

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Utamapost.com,Jambi — Forum Akal Sehat Masyarakat Kabupaten Tebo melalui Rio Black menyampaikan alarm keras kepada jajaran Polda Jambi terkait dugaan adanya praktik barter atau suap dalam penanganan perkara yang disebut melibatkan kepentingan tertentu.

Rio Black mendesak agar dugaan tersebut tidak dibiarkan berkembang menjadi isu tanpa kejelasan. Ia meminta adanya pemeriksaan secara transparan dan profesional oleh lembaga pengawas internal Polri guna memastikan apakah terdapat pelanggaran etik maupun penyalahgunaan kewenangan dalam penanganan perkara tersebut.

“Kalau memang ada dugaan barter kasus, jangan ditutup-tutupi. Periksa dan buktikan. Kalau tidak benar, silakan dibantah dengan bukti. Tetapi kalau terbukti, harus ada tindakan tegas,” tegas Rio Black.

Sorotan Forum Akal Sehat juga mengarah pada informasi mengenai hibah genset yang bersumber dari APBD dengan nilai yang disebut mencapai lebih dari setengah miliar rupiah. Rio Black meminta seluruh rangkaian proses terkait hibah tersebut diperiksa secara menyeluruh, mulai dari penganggaran, dokumen, proses pengadaan atau penyaluran, penerima hibah, hingga kemungkinan keterkaitannya dengan perkara yang sedang dipersoalkan.

Menurutnya, pemeriksaan diperlukan agar seluruh informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diuji berdasarkan fakta dan dokumen, bukan sekadar berdasarkan tudingan.

Atas dasar itu, Rio Black meminta Divisi Propam Polri memberikan perhatian terhadap dugaan pelanggaran etik maupun penyalahgunaan kewenangan yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Ia juga meminta Mabes Polri tidak mengabaikan informasi yang berkembang dan mengambil langkah sesuai hasil pemeriksaan apabila nantinya ditemukan pelanggaran.

“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan karena muncul kesan hukum bisa dipertukarkan dengan kepentingan tertentu. Jika dugaan itu tidak benar, buka pemeriksaannya dan tunjukkan faktanya. Jika terbukti, jangan ada yang kebal hukum,” ujarnya.

Minta KPK Perhatikan Dugaan Korupsi di Tebo

Selain menyoroti dugaan persoalan dalam penanganan perkara, Forum Akal Sehat Masyarakat Kabupaten Tebo juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan perhatian terhadap berbagai dugaan korupsi yang berkembang di Kabupaten Tebo.

Rio Black menegaskan, apabila terdapat laporan, bukti awal, maupun indikasi penyalahgunaan anggaran negara, persoalan tersebut harus diperiksa melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami meminta KPK jangan tutup mata terhadap persoalan dugaan korupsi di Tebo. Kalau memang ada indikasi dan bukti, silakan diperiksa secara profesional. Masyarakat membutuhkan penegakan hukum yang bersih, bukan hukum yang tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,” katanya.

Forum Akal Sehat juga mengajak masyarakat maupun pihak-pihak yang memiliki informasi dan bukti terkait dugaan tersebut untuk menyampaikannya kepada lembaga berwenang melalui jalur hukum yang tersedia.

Rio Black menekankan bahwa seluruh dugaan harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan yang independen, objektif dan transparan. Jika dugaan tersebut tidak terbukti, pihak yang dituduhkan harus mendapatkan pemulihan nama baik. Sebaliknya, apabila pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran hukum atau etik, Forum Akal Sehat meminta agar tindakan tegas dilakukan tanpa pandang bulu.

“Intinya, kami tidak ingin menuduh siapa pun. Yang kami minta adalah kebenaran dibuka melalui pemeriksaan. Kalau tidak terbukti, sampaikan secara terbuka. Kalau terbukti, proses sesuai hukum,” pungkasnya.(Ag)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka
Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba
Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 4.841 Knalpot Brong, Hasil Operasi Sebulan Terakhir
Oknum Pemain Solar di Kabupaten Bogor
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo
Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran
Jambore Relawan 2026 di Pantai Larangan, Ratusan Relawan Kabupaten Tegal Digembleng Hadapi Medan Ekstrem

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:33 WIB

Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Selasa, 3 November 2026 - 08:31 WIB

Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba

Selasa, 3 November 2026 - 06:03 WIB

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 4.841 Knalpot Brong, Hasil Operasi Sebulan Terakhir

Senin, 2 November 2026 - 17:36 WIB

Oknum Pemain Solar di Kabupaten Bogor

Berita Terbaru