
LANNY JAYA, 30 September 2026 — Kegiatan kerja bakti dan swadaya masyarakat di Distrik Yiluk, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, yang berlangsung sejak 20 hingga 29 September 2026, berjalan dengan lancar dan mendapat partisipasi masyarakat.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kondisi infrastruktur jalan dan jembatan pada ruas Trans Wamena–Lanny Jaya yang mengalami kerusakan cukup parah.
Dengan semangat gotong royong, masyarakat secara bersama-sama melakukan perbaikan dasar terhadap bagian infrastruktur yang mengalami kerusakan. Kegiatan dilakukan secara swadaya dengan memanfaatkan tenaga masyarakat serta sumber daya yang tersedia di wilayah setempat.
Masyarakat berharap upaya tersebut dapat membantu memperlancar kembali aktivitas warga, terutama mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, serta akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan dan pendidikan.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan kebersamaan dan kepedulian terhadap kepentingan bersama. Gotong royong tersebut juga menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki kemauan untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga dan memperbaiki fasilitas umum di daerah mereka.
Meski demikian, keterbatasan alat berat dan material konstruksi membuat perbaikan yang dilakukan masyarakat masih bersifat dasar dan belum dapat menjadi solusi permanen terhadap kerusakan infrastruktur tersebut.
Karena itu, masyarakat Distrik Yiluk berharap Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dapat menindaklanjuti kondisi tersebut dengan melakukan survei teknis serta memberikan dukungan berupa material, alat berat dan anggaran untuk perbaikan maupun pembangunan kembali jembatan secara permanen.
Masyarakat menilai akses Trans Wamena–Lanny Jaya merupakan jalur penting bagi aktivitas sehari-hari dan perekonomian warga. Kondisi jalan dan jembatan yang baik akan sangat membantu kelancaran transportasi dan distribusi kebutuhan masyarakat.
Kegiatan swadaya yang dilaksanakan pada 20–29 September 2026 tersebut diharapkan menjadi awal dari sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mempercepat penanganan infrastruktur di Distrik Yiluk.
Dengan semangat gotong royong yang telah ditunjukkan masyarakat, diharapkan perhatian dan dukungan pemerintah dapat segera diberikan sehingga akses transportasi masyarakat dapat kembali berfungsi dengan lebih aman dan baik.










