Tembilahan, – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rengat berhasil memulihkan 100% pasokan listrik pada Sistem Kelistrikan Isolated Sub ULP Bekawan, Tembilahan, setelah terjadi gangguan pada salah satu unit pembangkit.
Manajer PLN UP3 Rengat, Tatok Winarko, menjelaskan bahwa gangguan terjadi akibat kerusakan pada salah satu mesin pembangkit di PLTD Sub Bekawan, yang menyebabkan pemadaman total di Desa Bekawan dan beberapa desa sekitarnya sejak Kamis, 5 Juni 2025, pukul 17.00 WIB.

“Gangguan pada salah satu mesin pembangkit menyebabkan kekurangan pasokan daya (defisit) di sistem kelistrikan isolated Bekawan. Tim teknis kami segera bergerak cepat dan berhasil menormalkan sistem kembali pada pukul 00.34 WIB, Jumat dini hari,” ungkap Tatok.
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya pelanggan yang terdampak, atas ketidaknyamanan yang terjadi. “Kami memahami situasi ini tidak diharapkan siapa pun, dan kami berterima kasih atas kesabaran masyarakat,” tambahnya.
Saat ini, sistem kelistrikan PLTD Bekawan telah beroperasi normal dengan beban puncak mencapai 1.150 kW dan daya mampu sebesar 1.180 kW dari empat unit pembangkit. Sistem ini menyuplai kebutuhan listrik bagi 2.289 pelanggan yang tersebar di sembilan desa, yakni Bekawan, Kuala Selat, Makmur Jaya, Simbar, Bidari, Batang Sari, Cahaya Baru, Belaras, dan Belaras Barat.
Tatok juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan listrik serta aktif melaporkan potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile. “Partisipasi aktif pelanggan sangat membantu dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar sistem tetap andal dan pelayanan semakin baik,” tutupnya.(Iin)










