Oknum Ojek Batubara “Pjy” Diduga Tantang Wartawan, Akan Dilaporkan ke poles Lebak.
Lebak – Seorang oknum ojek batubara di wilayah cibobos diduga menantang wartawan saat hendak melakukan konfirmasi terkait aktivitas angkutan batubara. Peristiwa ini menimbulkan reaksi dari sejumlah pihak yang menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan kepada insan pers yang tengah menjalankan tugas jurnalistiknya.
Atas kejadian itu, oknum ojek batubara tersebut rencananya akan dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) agar dilakukan pemeriksaan terkait kelengkapan surat-surat kendaraan yang digunakan serta legalitas aktivitas tambang batubara yang diangkutnya.kp Cibobos Desa KarangKamulyan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
“Wahyudi” Minta APH segera menindaklanjuti laporan tersebut guna memastikan bahwa kegiatan angkutan batubara di wilayah cibobos berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku serta tidak menimbulkan keresahan.
Oknum tukang ojeg batu bara pijay akan dilaporkan terkit prilaku yang menantang wartawann dan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor milikinya yang digunakan untuk mengangkut batu bara, dan pemilik lobang tambang batubara yang merusak lahan milik perum perhutani.tandesnya.
Menurut keterangan di lapangan, saat wartawan di area sekitar tambang, oknum tukang ojeg batu bara tersebut justru menantang dengan nada tinggi dan ucapan kasar.
“Tiba-tiba dia mendekat sambil berbicara keras, seolah menantang yang sedang bertugas,” ujar salah satu pengusaha batubara yang berada di lokasi.
Tindakan tersebut dinilai tidak pantas, mengingat wartawan memiliki hak untuk mencari dan menyampaikan informasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Insiden ini menimbulkan keprihatinan kalangan jurnalis dan pemerhati kebebasan pers, yang meminta aparat setempat turun tangan agar kejadian serupa tidak terulang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pijey terkait mengenai insiden tersebut.
Bersambung.
“Tri/Rudi”










