Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

- Jurnalis

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK 05 November 2026 – Kondisi pembangunan jalan beton ruas Warunghasem–Cibogo, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan. Infrastruktur yang baru saja selesai dikerjakan itu dilaporkan telah mengalami keretakan di sejumlah titik. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai kualitas hasil pekerjaan dan efektivitas pengawasan proyek oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak.

Menindaklanjuti persoalan tersebut, Kelompok Mahasiswa Advokasi Anggaran Rakyat (KOMPASR) resmi melayangkan surat permohonan audiensi kepada DPUPR Kabupaten Lebak. Langkah ini dilakukan untuk meminta penjelasan terbuka terkait pelaksanaan proyek, pengawasan teknis, serta standar mutu konstruksi yang diterapkan.

Koordinator KOMPASR, Rizal Fauzi, menegaskan bahwa munculnya keretakan pada jalan yang relatif baru selesai dibangun tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pihak pelaksana maupun dinas terkait.

“Kami mempertanyakan bagaimana fungsi pengawasan DPUPR Kabupaten Lebak terhadap proyek ini. Jalan yang baru selesai dibangun sudah mengalami keretakan di sejumlah titik. Ini harus dijelaskan secara terbuka, apakah ada persoalan dalam kualitas pekerjaan, mutu beton, atau faktor teknis lainnya,” ujar Rizal Fauzi kepada awak media, Kamis (5/11/2026).

Rizal menambahkan, melalui audiensi tersebut KOMPASR meminta DPUPR Kabupaten Lebak membuka informasi mengenai dokumen perencanaan dan spesifikasi teknis pekerjaan, hasil pengujian mutu beton, pelaksanaan pengawasan di lapangan, hingga mekanisme pemeriksaan hasil pekerjaan.

Menurut KOMPASR, transparansi tersebut penting agar masyarakat mengetahui apakah pembangunan jalan telah dilaksanakan sesuai kontrak dan ketentuan teknis yang berlaku.

“Kami tidak ingin anggaran rakyat digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang hasilnya tidak bertahan sebagaimana mestinya. Jika ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi atau kekurangan dalam pelaksanaan pekerjaan, harus ada evaluasi dan pertanggungjawaban sesuai ketentuan,” tegasnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada kontraktor pelaksana, CV Liesdia Cipta Karya, sebelumnya telah dilakukan oleh awak media. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab munculnya keretakan pada sejumlah bagian jalan tersebut.

Sikap belum adanya penjelasan dari kontraktor membuat pertanyaan publik mengenai kualitas pekerjaan semakin membutuhkan jawaban yang transparan.

KOMPASR berharap DPUPR Kabupaten Lebak tidak mengabaikan surat permohonan audiensi tersebut dan bersedia memberikan penjelasan berdasarkan data serta hasil pemeriksaan teknis, bukan sekadar pernyataan normatif.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya meminta klarifikasi dari DPUPR Kabupaten Lebak maupun CV Liesdia Cipta Karya guna memperoleh penjelasan berimbang mengenai kondisi proyek jalan beton Warunghasem–Cibogo.

Uang rakyat harus dipertanggungjawabkan. Kualitas pembangunan bukan hanya dinilai dari selesainya pekerjaan, tetapi juga dari mutu, ketahanan, dan manfaatnya bagi masyarakat.

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari
Didampingi King Naga Pembina PSI Lebak, Narji Cagur Meriahkan Final Jarum Cup Garapan Marjono
SENGKETA LAHAN MILIK IBU ETIN DISEBUT BELUM TUNTAS, WARTAWAN DIHALANGI MELIPUT DI LINGKUNGAN PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 08:15 WIB

PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Kamis, 5 November 2026 - 08:06 WIB

King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Berita Terbaru