Advokat Acep Saepudin Soroti Kasus Bullying dan Pemukulan di SMAN 1 Rangkasbitung

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advokat Acep Saepudin Soroti Kasus Bullying dan Pemukulan di SMAN 1 Rangkasbitung

Lebak – Advokat Acep Saepudin menyoroti kasus bullying dan pemukulan yang terjadi di SMAN 1 Rangkasbitung pada Jumat, 10 Oktober 2025 lalu. Kasus yang melibatkan salah satu siswa tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat dan kalangan pemerhati pendidikan.

Acep Saepudin menegaskan bahwa lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendidik tanpa adanya kekerasan dalam bentuk apa pun. Ia menilai, pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Provinsi Banten harus turun tangan untuk menindaklanjuti kasus tersebut secara serius.

“Kami sangat prihatin atas kejadian di SMAN 1 Rangkasbitung. Jangan sampai ada pembiaran terhadap tindakan kekerasan di lingkungan sekolah. Dunia pendidikan harus menjadi tempat pembentukan karakter, bukan tempat munculnya kekerasan. Kami berharap kasus ini ditangani secara transparan,” tegas Acep Saepudin, Kamis (16/10/2025).

Sebelumnya, seorang alumni SMAN 1 Rangkasbitung juga menyampaikan kritik terhadap pihak sekolah yang dinilai tidak menegakkan asas Equality Before The Law atau persamaan di depan hukum.

“Semua siswa harus diperlakukan sama tanpa pandang bulu. Jangan hanya karena pelaku merupakan siswa titipan kementerian lalu tidak diberi hukuman yang menimbulkan efek jera. Sebagai alumni, saya merasa kecewa dan malu,” ujar alumni tersebut.

Ia menambahkan bahwa hukuman yang memberikan efek jera sangat penting diterapkan, mengingat pelaku diduga sudah beberapa kali melakukan tindakan serupa.

“Saya mendapat banyak informasi bahwa pelaku sudah beberapa kali melakukan hal serupa di SMAN 1 Rangkasbitung. Karena terlalu diistimewakan, akhirnya tidak ada efek jera. Kasus seperti ini seharusnya mendapat perhatian serius dari Gubernur dan Wakil Gubernur,” tambahnya.

Acep Saepudin menilai, penegakan disiplin dan keadilan di sekolah harus menjadi perhatian utama agar tidak menimbulkan ketimpangan perlakuan terhadap siswa.

“Kalau kasus seperti ini dibiarkan, akan berdampak buruk terhadap moral dan kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan. Semua pihak harus serius menangani persoalan ini,” tutupnya.

“tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis
Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan
PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:06 WIB

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01 WIB

Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Berita Terbaru