ANTISIPASI GEMPA SESAR LEMBANG, KDM SIAPKAN CIREBON JADI PUSAT PEMERINTAHAN DARURAT JAWA BARAT!

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon //utamapost.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), meminta wilayah Cirebon dipersiapkan sebagai lokasi alternatif pusat pemerintahan dan komando darurat apabila gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang menyebabkan pusat pemerintahan di Bandung tidak dapat beroperasi.

Langkah strategis tersebut menjadi bagian dari skenario mitigasi bencana yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Upaya ini bertujuan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan serta penanganan masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi apabila terjadi bencana.

KDM menegaskan, mitigasi bencana tidak cukup hanya melalui rapat koordinasi maupun penyusunan dokumen perencanaan.

Diperlukan kesiapan nyata di lapangan dengan perhitungan yang matang, mulai dari mobilisasi personel, jalur evakuasi dan distribusi, ketersediaan kendaraan, logistik, hingga dukungan teknologi informasi.

“Jadi, dari sekarang skenarionya sudah kita hitung. Kalau terjadi Sesar Lembang, mobilisasi ke mana, jalurnya lewat mana, berapa truk yang dibutuhkan, logistiknya apa, dan teknologi informasi apa yang disiapkan,” ujar Dedi, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, perencanaan tersebut menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kemungkinan terganggunya fungsi pemerintahan akibat gempa.

Dengan adanya lokasi alternatif, pelayanan publik dan koordinasi penanganan darurat diharapkan tetap berlangsung meskipun pusat pemerintahan di Bandung mengalami kendala operasional.

Penyiapan Cirebon sebagai salah satu lokasi alternatif juga menuntut perencanaan lintas sektor yang terintegrasi.

Infrastruktur pendukung, akses transportasi, sarana komunikasi, tempat koordinasi, serta ketersediaan kebutuhan dasar perlu diperhitungkan agar wilayah tersebut dapat menjalankan fungsi darurat apabila diperlukan.

Meski demikian, skenario tersebut merupakan langkah antisipasi terhadap risiko bencana, bukan kepastian bahwa gempa akan terjadi pada waktu tertentu. Mitigasi diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah sekaligus mengurangi potensi dampak terhadap masyarakat.

Melalui langkah ini, Pemprov Jawa Barat diharapkan mampu membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh, terukur, dan responsif.

Sebab, dalam menghadapi ancaman bencana, kesiapan sebelum kejadian menjadi salah satu faktor penting untuk melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga keberlangsungan pelayanan publik.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jambore Relawan 2026 di Pantai Larangan, Ratusan Relawan Kabupaten Tegal Digembleng Hadapi Medan Ekstrem
Tujuh Tahun Berkarya, Forsilista Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Organisasi yang Lebih Bermanfaat bagi Umat
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Wali Kota Cirebon Effendi Edo Tegaskan Pentingnya Integritas dan Pengawasan Anggaran
Memayu Buyut Trusmi Digelar, Jalur Plered–Tengah Tani Direkayasa! Pengendara Diminta Waspada
Dini Hari Mencekam! Gudang Peleburan Aluminium di PIK Kebasen Tegal Ludes Terbakar, Empat Armada Damkar Dikerahkan
Cegah Stunting dari Hulu, Wabup Tegal Usulkan Pemeriksaan Kesehatan Catin Jadi Prioritas Sebelum Menikah
Kapolres Tegal Kota Tegaskan Keterbukaan terhadap Pers: Kritik dan Pemberitaan Jadi Bagian Penting Pengawasan Publik
BIDIK SEJARAH DI PORPROV XV JABAR 2026, BASKET KOTA CIREBON SIAP KAWINKAN GELAR JUARA PUTRA-PUTRI

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:37 WIB

Jambore Relawan 2026 di Pantai Larangan, Ratusan Relawan Kabupaten Tegal Digembleng Hadapi Medan Ekstrem

Minggu, 1 November 2026 - 21:23 WIB

Tujuh Tahun Berkarya, Forsilista Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Organisasi yang Lebih Bermanfaat bagi Umat

Minggu, 1 November 2026 - 16:42 WIB

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Wali Kota Cirebon Effendi Edo Tegaskan Pentingnya Integritas dan Pengawasan Anggaran

Minggu, 1 November 2026 - 06:43 WIB

Memayu Buyut Trusmi Digelar, Jalur Plered–Tengah Tani Direkayasa! Pengendara Diminta Waspada

Minggu, 1 November 2026 - 06:31 WIB

Dini Hari Mencekam! Gudang Peleburan Aluminium di PIK Kebasen Tegal Ludes Terbakar, Empat Armada Damkar Dikerahkan

Berita Terbaru