Lebak – Penyertaan Modal Bumdes Gemilang jaya yang dianggarkan dari Dana Desa (DD)Tahun 2019-2020, menjadi sorotan tertuju pada dana penyertaan modal untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes Gemilang Jaya), Desa Gunung batu Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten.14/05/2025.
Anggaran Untuk Bangunan Bumdes senilai Rp 375.000.000.(tigaratus tujuh puluh lima juta) ditahun 2018 untuk pembangunan Ruko dan alat alat,dari sisa anggaran bangunan dimasukan untuk penyertaan modal BUMDES senilai Rp 25.000.000.(dua puluh lima juta) ditambahkan lagi Rp 60.000.000.(enam pulu juta ditahun 2020).hingga akhirnya modal Bumdes gemilang jaya kandas dengan dalih kebobolan dan musim korona.
Ketua BUMDes Gemilang Jaya,”Rojak”, mengungkapkan bahwa pada tahun 2018, BUMDes menerima penyertaan modal sebesar Rp375 juta dari Dana Desa untuk pembangunan Ruko dan peralatan,ada sisa senilai 25 juta untuk penyertaan ditambah lagi 60 juta ditahun 2020. yang pencairannya dilakukan dalam dua tahap,dimanfaatkan untuk kegiatan usaha.
Alasan Bumdes gemilang jaya bangkrut itu ada alasan yang tertentu,waktu itu kan dimusim Corona/Covid-19.sehingga menjadi penurunan omset,dan pada tanggal 18 Agustus 2020 desamart kebobolan kerugian diperkirakan mencapai Rp 12 juta rupiah,.dan dari situ pun makin merosot,dan gaji karyawan pun menggunakan modal Pokok.
Adapun sisa barang dari expayaer masih numpuk di gudang diperkirakan mencapai Rp 23.881.000 (dua puluh tiga juta delapan ratus depan puluh satu ribu rupiah)
Kalau yang dicuri, saya yang bertanggung jawab dan diganti barang yang sudah dicuri,tetapi masalah kemalingan saya gak lapor polisi setempat,sebab dikhawatirkan ramai terikan dari masyarakat, makanya saya tidak lapor APH setempat,semua dihendal, kami selaku ketua Bumdes, BPD,dan mantan kepala desa.
Barang yang tersisa digudang diperkirakan senilai Rp 23.881000.(dua puluh tiga juta delapan ratus delapan puluh satu ribu) dan barang yang dicuri dalam catatan kami 9.200.000.(sembilan juta dua ratus ribu)pokonya diperkirakan 12.000.000.(dua belas juta rupiah).
Total semua Rp 35.81000.barang yang tersisa dan yang kemalingan.
Ungkap Rojak ketua Bumdes.
Hal yang sama di katakan ketua BPD desa gunung batu.kalau masalah kemalingan itu betul,dan saya sudah wanti-wanti,setelah kejadian itu,ditutup atau tambah modal,kalau pun dilanjutkan sudah ketauan Bumdes aga kolep.makan kita juga sudah menyarakan supaya ditutup aja supaya modal Bumdes tidak habis.
Kepala desa gunung batu”Aas”.setau saya penyertaan modal awalnya 25.000.000.(dua puluh lima juta) disitu namanya modal dari pemerintah banyak warga yang nongkrong,ngopi,tidak,disitu juga sudah ketauan mengurangi penghasilan.lebih lanjut sama ketua bumdesnya aja takut salah penyampaian.(Tri/Rudi).









