Diduga Gunakan Solar Subsidi dan Tak Berizin, PT Putra Mandiri Group Diminta Diusut Kejari Kuansing

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Gunakan Solar Subsidi dan Tak Berizin, PT Putra Mandiri Group Diminta Diusut Kejari Kuansing

Cerenti – Keberadaan pabrik kelapa sawit (PKS) milik PT Putra Mandiri Group di Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), menjadi sorotan tajam. Lembaga Aliansi Indonesia mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing segera mengusut tuntas aktivitas pabrik tersebut, yang diduga tidak memiliki izin lengkap serta menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara ilegal.

Hal ini diungkapkan oleh perwakilan Aliansi Indonesia, Rudi Walker Purba, saat meninjau langsung lokasi pabrik yang disebut-sebut milik seorang warga bernama Tedi. Menurut Rudi, di lokasi pabrik tidak ditemukan papan nama atau identitas perusahaan yang jelas, yang seharusnya menjadi bagian dari keterbukaan informasi publik. Rabu 23 juli 2025

“Ketiadaan plang nama perusahaan tentu menimbulkan tanda tanya besar. Ini tidak lazim dan patut dicurigai,” ujar Rudi kepada awak media.

Dalam peninjauan itu, tim Aliansi Indonesia hanya menemukan sejumlah karyawan biasa yang mengaku belum mengetahui banyak soal perusahaan karena baru bekerja. Tim juga melihat sejumlah alat berat seperti ekskavator tengah beroperasi aktif di sekitar area pabrik.

Yang menjadi kejanggalan, menurut Rudi, adalah tidak ditemukannya tangki BBM industri sebagaimana layaknya pabrik besar. “Kami heran, alat berat sebanyak ini bekerja setiap hari, tapi tak ada tangki BBM industri. Lantas dari mana BBM-nya? Apakah tidak menggunakan solar? Jika benar menggunakan BBM bersubsidi, ini jelas merugikan negara dan masyarakat,” tegas Rudi.

Tim Aliansi Indonesia mengaku telah mencoba menghubungi pihak yang diduga sebagai pemilik pabrik, yakni Tedi, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, pesan tersebut belum mendapatkan jawaban meskipun telah centang dua.

Rudi pun menegaskan agar Kejari Kuansing serta instansi terkait seperti Dinas Perizinan dan Dinas Perkebunan segera turun tangan. “Kami menduga pabrik ini menggunakan puluhan ton solar subsidi setiap bulannya untuk memperkaya diri sendiri. Hal ini sangat merugikan masyarakat dan negara,” tutup Rudi. (Iin)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SENGKETA LAHAN MILIK IBU ETIN DISEBUT BELUM TUNTAS, WARTAWAN DIHALANGI MELIPUT DI LINGKUNGAN PT CEMINDO GEMILANG.
SENGKETA LAHAN PT CEMINDO GEMILANG MEMANAS, HAK AHLI WARIS DIPERJUANGKAN, AKSES LIPUTAN WARTAWAN DIPERTANYAKAN.
Konflik Kawasan Hutan dan Perda Adat, AMAN Inhu Minta Siti Aisyah Perjuangkan Ke Tingkat Pusat
Wabup Tebo Lepas Kafilah MTQ, Beri Motivasi dan Harapkan Prestasi Di Tingkat Provinsi
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
JEMBATAN LEUWI PASAR RUSAK, WARGA SUKAMAJU–CIPARASI TERPAKSA GOTONG ROYONG PERBAIKI DENGAN DANA SWADAYA
KANOPI GEDUNG KDMP KERTARAHARJA AMBRUK, KUALITAS PROYEK MILIARAN DIPERTANYAKAN – GMBI DESAK AUDIT DAN APARAT TURUN TANGAN
PARES ADHARA DESAK DUA KAPOLRES DI TANGERANG PERKUAT PATROLI MALAM, TITIK RAWAN KEJAHATAN DIMINTA DIAWASI KETAT.

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

SENGKETA LAHAN MILIK IBU ETIN DISEBUT BELUM TUNTAS, WARTAWAN DIHALANGI MELIPUT DI LINGKUNGAN PT CEMINDO GEMILANG.

Rabu, 4 November 2026 - 15:51 WIB

SENGKETA LAHAN PT CEMINDO GEMILANG MEMANAS, HAK AHLI WARIS DIPERJUANGKAN, AKSES LIPUTAN WARTAWAN DIPERTANYAKAN.

Rabu, 4 November 2026 - 12:53 WIB

Konflik Kawasan Hutan dan Perda Adat, AMAN Inhu Minta Siti Aisyah Perjuangkan Ke Tingkat Pusat

Selasa, 3 November 2026 - 20:34 WIB

Wabup Tebo Lepas Kafilah MTQ, Beri Motivasi dan Harapkan Prestasi Di Tingkat Provinsi

Selasa, 3 November 2026 - 19:33 WIB

Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terbaru