DUGAAN CACAT MUTU PROYEK REHAB BERAT PUSKESMAS LANDONO Rp8,312 MILIAR, PB HMI MPO DESAK KPK RI PERIKSA CV GAUNG ANGKASA SEJAHTERA DAN PPK

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KONAWE SELATAN — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) menyoroti dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan proyek rehabilitasi berat Puskesmas Landono, Kabupaten Konawe Selatan, dengan nilai anggaran sekitar Rp8,312 miliar.

Ketua Komisi Politik dan Kebijakan Publik PB HMI MPO, Indra Dapa Saranani, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI segera memanggil dan memeriksa CV Gaung Angkasa Sejahtera selaku penyedia serta PPK pada DPUPR Kabupaten Konawe Selatan terkait pelaksanaan proyek tersebut.

Desakan ini muncul berdasarkan hasil pencermatan terhadap dokumentasi teknis tender dan kondisi faktual di lapangan yang diduga memperlihatkan sejumlah persoalan, antara lain keropos atau honeycomb pada beton, keretakan pada pasangan dan kolom praktis, indikasi segregasi adukan, penggunaan metode pengecoran yang perlu dipertanyakan, kondisi perancah yang diduga tidak standar, serta lemahnya penerapan K3.

“Dengan nilai proyek mencapai sekitar Rp8,312 miliar, kami mempertanyakan apakah pekerjaan di lapangan telah benar-benar sesuai dengan kontrak, spesifikasi teknis, metode pelaksanaan, mutu material dan standar konstruksi yang dipersyaratkan,” ujar Indra Dapa Saranani.

PB HMI MPO meminta KPK RI melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, tidak hanya terhadap penyedia jasa, tetapi juga terhadap pihak yang memiliki kewenangan dalam pengendalian dan pengawasan pekerjaan, termasuk PPK DPUPR Konawe Selatan.

Menurut Indra, dugaan cacat mutu pada struktur beton harus dibuktikan melalui pemeriksaan teknis. Karena itu, pihaknya mendorong dilakukan uji mutu beton, termasuk Hammer Test dan/atau Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) pada bagian struktur yang diduga mengalami keropos.

“Kami tidak ingin membuat kesimpulan sepihak. Justru karena itu, aparat penegak hukum bersama tenaga ahli harus melakukan pemeriksaan teknis secara objektif. Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi atau terdapat kerugian keuangan negara, maka harus ada pertanggungjawaban,” tegasnya.

PB HMI MPO juga meminta agar dokumen tender, kontrak, RAB, spesifikasi teknis, metode kerja, laporan progres pekerjaan, dokumen pembayaran, hasil pengawasan dan pemeriksaan mutu ditelusuri secara menyeluruh.

“Anggaran Rp8,312 miliar adalah uang negara. Setiap rupiah harus dipastikan menghasilkan bangunan yang memenuhi standar mutu dan aman digunakan masyarakat. Kami mendesak KPK RI segera turun tangan memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab,” pungkas Indra Dapa Saranani.

PB HMI MPO menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut harus diuji melalui pemeriksaan teknis dan proses hukum yang objektif. Apabila ditemukan pelanggaran atau kerugian negara, pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lestarikan Tradisi, Sasaran Silek Pangian Langkah Ampek Koto Hilalang Resmi Dibuka
Banpres UMKM Tahap 2 Bergulir, Perhatikan Syarat Agar Lolos Verifikasi
KIOSK AKAN HADIR DIKABUPATEN SOLOK, MASYARAKAT LEBIH MUDAH BAYAR PAJAK
SASARAN SILEK TUO KUMANGO ARIPAN DIRESMIKAN. MARCOS SOPHAN : INI LANGKAH PENYUSUNAN BUKU SASARAN SILEK SE KABUPATEN SOLOK
MENTERI PUPR KUNJUNGI KORBAN TERDAMPAK GALODO AROSUKA, PM NINDYA KARYA WILAYAH SUMBAR DAMPINGI KEGIATAN
Pokir Dewan Ozaheri Menyentuh Seluruh SD di Sirukam, Dua Anggota DPRD Siapkan Pengadaan Pakaian Paskibraka
BAPENDA SUMATERA BARAT PEDULI, AL – AMIN, S. Sos, M. M BAGIKAN SEMBAKO KORBAN GALODO AROSUKA
Musrenbang Nagari Sirukam: Bapelitbang Kabupaten Solok Tekankan Ketepatan Kamus Usulan dan Skala Prioritas SIPD

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Lestarikan Tradisi, Sasaran Silek Pangian Langkah Ampek Koto Hilalang Resmi Dibuka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Banpres UMKM Tahap 2 Bergulir, Perhatikan Syarat Agar Lolos Verifikasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:18 WIB

KIOSK AKAN HADIR DIKABUPATEN SOLOK, MASYARAKAT LEBIH MUDAH BAYAR PAJAK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:38 WIB

SASARAN SILEK TUO KUMANGO ARIPAN DIRESMIKAN. MARCOS SOPHAN : INI LANGKAH PENYUSUNAN BUKU SASARAN SILEK SE KABUPATEN SOLOK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

MENTERI PUPR KUNJUNGI KORBAN TERDAMPAK GALODO AROSUKA, PM NINDYA KARYA WILAYAH SUMBAR DAMPINGI KEGIATAN

Berita Terbaru