BAGANSIAPIAPI,utamapost.com | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) resmi memulai tahapan seleksi parade dan pemeriksaan kesehatan bagi calon anggota Paskibraka. Agenda yang berlangsung hari ini dikuti 78 peserta didik dari berbagai sekolah di wilayah Rayon Bagansiapiapi, meliputi Kecamatan Bangko, Kubu, Kuba, Sinaboi, Palika, dan Pekaitan.

Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Rohil, Indra Gunawan, S.E., M.H., menyatakan bahwa proses seleksi tahun ini memiliki urgensi khusus. Hal ini berkaitan dengan ditetapkannya Kabupaten Rokan Hilir sebagai role model Paskibraka Indonesia tahun 2026 oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Seleksi hari ini meliputi pemeriksaan postur tubuh (posturisasi) dan kesehatan secara mendalam. Mengingat status Rohil sebagai percontohan nasional, kami menerapkan kriteria tinggi badan minimal 170 cm untuk putra dan 165 cm untuk putri,” ujar Indra Gunawan dalam keterangannya.

Transparansi dan Tahapan Lanjutan
Indra menjelaskan bahwa seluruh proses seleksi telah terintegrasi dengan aplikasi Transparansi Paskibraka milik BPIP. Hal ini memungkinkan setiap peserta memantau hasil kelulusan secara mandiri melalui akun masing-masing.
Pasca tahapan ini, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti serangkaian tes lanjutan pada pekan depan, yang mencakup tes Samapta (fisik) bersama unsur TNI-Polri, Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta uji bakat atau talenta. “Komponen talenta akan menjadi nilai tambah signifikan bagi para calon,” tambahnya.
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengalokasikan kuota sebanyak 36 orang yang terdiri dari 21 putra dan 15 putri. Pihak Kesbangpol juga menargetkan pengiriman dua pasang putra, putri delegasi ke tingkat provinsi guna memperebutkan posisi di tingkat nasional.

Pengukuhan Duta Pancasila
Lebih lanjut, Indra Gunawan menekankan bahwa seluruh alumni Paskibraka Rohil nantinya secara otomatis akan mengemban amanah sebagai Duta Pancasila di bawah naungan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI).
“Rohil merupakan kabupaten pertama di Provinsi Riau yang telah memiliki struktur DPPI. Wadah ini berperan vital dalam pembinaan karakter serta pencarian bibit unggul yang berlandaskan ideologi Pancasila,” tegasnya.
Salah satu perwakilan dari peserta, Arizal Maulana dari MAN 1 Rokan Hilir, menyatakan komitmennya dalam mengikuti seleksi ini. Ia mengaku telah melakukan persiapan fisik intensif, termasuk latihan lari dan push-up, demi mengharumkan nama sekolah dan orang tua.


Senada dengan itu, Humaira dari SMAN 2 Bangko turut mengungkapkan ambisinya untuk memberikan kontribusi terbaik. Dan apa bila jika terpilih nantinya, saya akan menjalankan tugas negara tersebut.(ibr)






