Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia — Korda Kepulauan Meranti Aliansi BEM Se-Riau Serukan Kepatuhan dan Transparansi bagi Pemangku Jabatan di Kabupaten Kepulauan Meranti

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulauan Meranti — Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Koordinator Daerah (Korda) Kepulauan Meranrti Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Riau (Aliansi BEM Se-Riau) mengingatkan pentingnya integritas dan tanggung jawab moral bagi para pemangku jabatan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Momentum ini harus menjadi refleksi bersama untuk menjauhkan pemerintahan dari penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi.

Koordinator BEM Se-Riau, Faizul, menegaskan bahwa Hari Anti Korupsi Sedunia bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum bagi pemangku jabatan untuk benar-benar berkomitmen menjalankan tugas tanpa penyimpangan dan tanpa menyalahgunakan aturan yang ada.

Faizul mengajak semua pihak untuk mengingat bahwa penyalahgunaan wewenang merupakan pintu masuk korupsi. Oleh karena itu, pengawasan ketat dan akuntabilitas mutlak dibutuhkan.

Ia menggarisbawahi bahwa pelayanan publik di Meranti harus bersih: tidak boleh ada pungutan liar (pungli), gratifikasi, atau praktik tidak etis yang membebani masyarakat.

“Pemangku jabatan harus patuh terhadap aturan, transparan, dan siap diawasi. Pengawasan ketat bukan untuk menghambat, melainkan memastikan pemerintahan berjalan bersih dan akuntabel,” tegasnya.

Faizul juga menyerukan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk ikut memantau, mengawasi, dan melaporkan jika ada penyimpangan.

“Kami berharap pemangku jabatan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dan mahasiswa untuk ikut mengawasi serta melaporkan apabila ada dugaan penyimpangan,” ujarnya.

Sebagai pengingat, kasus korupsi di Meranti pernah mencuat ketika Muhammad Adil, mantan Bupati Kepulauan Meranti, diproses oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Faizul, pelajaran dari kasus tersebut harus menjadi peringatan tegas bagi semua pejabat di Meranti agar tidak pernah tergoda melakukan hal serupa.

Di akhir pernyataannya, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik, bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik.

“Hari Anti Korupsi Sedunia harus menjadi energi baru bagi kita semua. Mari bersama-sama mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada rakyat,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok
Lestarikan Tradisi, Sasaran Silek Pangian Langkah Ampek Koto Hilalang Resmi Dibuka
Banpres UMKM Tahap 2 Bergulir, Perhatikan Syarat Agar Lolos Verifikasi
KIOSK AKAN HADIR DIKABUPATEN SOLOK, MASYARAKAT LEBIH MUDAH BAYAR PAJAK
SASARAN SILEK TUO KUMANGO ARIPAN DIRESMIKAN. MARCOS SOPHAN : INI LANGKAH PENYUSUNAN BUKU SASARAN SILEK SE KABUPATEN SOLOK
MENTERI PUPR KUNJUNGI KORBAN TERDAMPAK GALODO AROSUKA, PM NINDYA KARYA WILAYAH SUMBAR DAMPINGI KEGIATAN
Pokir Dewan Ozaheri Menyentuh Seluruh SD di Sirukam, Dua Anggota DPRD Siapkan Pengadaan Pakaian Paskibraka
BAPENDA SUMATERA BARAT PEDULI, AL – AMIN, S. Sos, M. M BAGIKAN SEMBAKO KORBAN GALODO AROSUKA

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:09 WIB

Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Lestarikan Tradisi, Sasaran Silek Pangian Langkah Ampek Koto Hilalang Resmi Dibuka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Banpres UMKM Tahap 2 Bergulir, Perhatikan Syarat Agar Lolos Verifikasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:18 WIB

KIOSK AKAN HADIR DIKABUPATEN SOLOK, MASYARAKAT LEBIH MUDAH BAYAR PAJAK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:38 WIB

SASARAN SILEK TUO KUMANGO ARIPAN DIRESMIKAN. MARCOS SOPHAN : INI LANGKAH PENYUSUNAN BUKU SASARAN SILEK SE KABUPATEN SOLOK

Berita Terbaru