Oknum Ojeg Batubara Diduga Tantang Wartawan di Lapangan.
Lebak – Diduga salah satu oknum pengemudi ojeg batubara yang berinisial “Pjy”di wilayah kp cibobos desa KarangKamulyan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten,bersikap arogan dan menantang wartawan yang sedang melakukan peliputan. Peristiwa tersebut terjadi pada (hari Rabu tanggal 15/10/2025) di sekitar area jalur angkutan batubara.
Menurut keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat wartawan melakukan peliputan Aktivitas angkutan batubara ilegal, Namun, oknum ojeg tersebut tiba-tiba dengan nada tinggi dan menantang wartawan, MANA WARTAWAN TITAH KADIEU LAMUN PERLU MAH(mana wartawannya suruh kesini kalau ada perlu ) bahkan ada kata kata yang lebih menyakitkan,menurut keterangan salah satu warga dan pengusaha batubara,kalau diungkapkan itu sangat menyakitkan menurut keterangan salah satu pengusaha batu bara.
Sikap oknum tersebut dinilai tidak pantas dan mencederai kebebasan pers. Sejumlah rekan jurnalis pun mengecam tindakan intimidatif itu, dan meminta pihak aparat penegak hukum (APH) segera menindaklanjuti masalah ini,serta menertibkan para pengojeg yang terlibat dalam kegiatan angkutan batubara ilegal.di lokasi batu bara kawasan perum perhutani desa KarangKamulyan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
“Wartawan bekerja sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Jika ada yang keberatan, seharusnya menempuh hak jawab, bukan dengan tindakan arogan,” ujar salah satu rekan wartawan yang berada di lokasi.
Hingga kini, orang yang bersangkutan Berinisial” PNY”dan kepala ojeg batu bara belum memberikan keterangan resmi.Diharapkan menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Tri/Rudi”










