Oknum Ojeg Batubara Diduga Tantang Wartawan di Lapangan.

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Ojeg Batubara Diduga Tantang Wartawan di Lapangan.

 

Lebak – Diduga salah satu oknum pengemudi ojeg batubara yang berinisial “Pjy”di wilayah kp cibobos desa KarangKamulyan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten,bersikap arogan dan menantang wartawan yang sedang melakukan peliputan. Peristiwa tersebut terjadi pada (hari Rabu tanggal 15/10/2025) di sekitar area jalur angkutan batubara.

 

Menurut keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat wartawan melakukan peliputan Aktivitas angkutan batubara ilegal, Namun, oknum ojeg tersebut tiba-tiba dengan nada tinggi dan menantang wartawan, MANA WARTAWAN TITAH KADIEU LAMUN PERLU MAH(mana wartawannya suruh kesini kalau ada perlu ) bahkan ada kata kata yang lebih menyakitkan,menurut keterangan salah satu warga dan pengusaha batubara,kalau diungkapkan itu sangat menyakitkan menurut keterangan salah satu pengusaha batu bara.

 

Sikap oknum tersebut dinilai tidak pantas dan mencederai kebebasan pers. Sejumlah rekan jurnalis pun mengecam tindakan intimidatif itu, dan meminta pihak aparat penegak hukum (APH) segera menindaklanjuti masalah ini,serta menertibkan para pengojeg yang terlibat dalam kegiatan angkutan batubara ilegal.di lokasi batu bara kawasan perum perhutani desa KarangKamulyan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

 

“Wartawan bekerja sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Jika ada yang keberatan, seharusnya menempuh hak jawab, bukan dengan tindakan arogan,” ujar salah satu rekan wartawan yang berada di lokasi.

 

Hingga kini, orang yang bersangkutan Berinisial” PNY”dan kepala ojeg batu bara belum memberikan keterangan resmi.Diharapkan menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

 

“Tri/Rudi”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis
Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan
PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:06 WIB

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01 WIB

Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Berita Terbaru