Oknum Ojek Diduga Tantang Wartawan,Menurut YT: Perlu Diberi Pelajaran agar Tidak Asal Bicara.

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Ojek Diduga Tantang Wartawan,Menurut YT: Perlu Diberi Pelajaran agar Tidak Asal Bicara.

Lebak – Terkait dugaan adanya oknum ojek yang menantang wartawan, kini muncul keterangan tambahan dari salah satu narasumber bernama Yatna. Ia membenarkan bahwa kejadian tersebut memang terjadi di lokasi tambang batubara,ojek ojek tersebut diduga menantang wartawan.hasil keterangan dari sdr yatna dan timnya.

Menurut Yatna, tadinya saya mau memberikan pelajaran ke Fijey,hanya memberikan pelajaran aja dan jangan diperpanjang,karena omongan fijey dinilai tidak pantas, dan harus diberi pelajaran agar tidak sembarangan berbicara.

“Iya, memang benar ada kejadian itu. Kalau dibilang yang paling depan ngomong memang si Fijey, awalnya kita minta perek untuk kegiatan tetapi fijey malah ngomong begini’ suruh kesini aja wartawanya suruh kelobang” begitu ngomong kalau saya mau ngomong sama rekan rekan wartawan mungkin kemaren juga rekan media suruh naik,tapi saya enggak, begitu tadinya supaya kondusif dan hanya memberikan pelajaran aja.” ujar Yatna saat dikonfirmasi.

Hal senada disampaikan oleh Suryadi, yang dikenal sebagai sosok yang dituakan di kelompok ojek tambang batubara. Ia membenarkan kalau Fijey itu paling tidak kooperatif,dan sebetulnya dia itu tidak masuk di group kami.
“Saya selaku yang dituakan di kelompok ojek mendukung kalau Fijey diberi pelajaran supaya tidak asal ngomong. Supaya kondusif dilokasi tambang batubara. tegas Suryadi.

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah beredarnya informasi bahwa seorang oknum ojek diduga menantang wartawan saat di lokasi hasil keterangan sdr yatna. “Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis
Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan
PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:06 WIB

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01 WIB

Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Berita Terbaru