KOTA SOLOK —utamapost.com |Suasana khidmat menyelimuti jamaah salat tarawih di Masjid Agung Al-Muhsinin, Kamis malam (19/2/2026). Di hadapan ribuan jamaah, pengurus masjid menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Solok menghentikan bantuan pelaksanaan kegiatan Ramadan 1447 Hijriah.
Pengurus menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan dampak dari efisiensi anggaran negara yang tengah diterapkan pemerintah daerah. Pada Ramadan sebelumnya, Pemerintah Kota Solok memberikan dukungan pendanaan sebesar Rp15 juta yang dimanfaatkan untuk honor dan transportasi para penceramah yang mengisi rangkaian kegiatan keagamaan di masjid tersebut.
Meski tahun ini bantuan tersebut tidak lagi tersedia, pengurus masjid sangat optimis bahwa seluruh agenda Ramadan akan tetap berjalan seperti biasa.
“InsyaAllah kegiatan tetap kita laksanakan. Kami yakin dengan kebersamaan jamaah dan dukungan umat bisa atasi kondisi keuangan masjid. Kita mendukung kebijakan negara terhadap efisiensi anggaran demi kebaikan negara kedepan ” ujar pengurus di hadapan jamaah tarawih.
Sebagai masjid kebanggaan masyarakat Kota Solok, Masjid Agung Al-Muhsinin setiap Ramadan rutin menggelar ceramah agama, tadarus Al-Qur’an, buka puasa bersama, hingga penyediaan takjil gratis bagi jamaah.
Dalam kesempatan itu, pengurus juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi para donatur yang ingin berkontribusi. Bantuan dapat berupa dana maupun bahan makanan untuk kebutuhan berbuka puasa dan takjil. Panitia penerima donasi telah bersiaga setiap hari mulai pukul 17.00 WIB di area masjid.
Selain itu, untuk mendukung kegiatan i’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, pengurus akan melakukan penggalangan dana secara khusus. Kegiatan i’tikaf diperkirakan membutuhkan anggaran yang cukup besar, terutama untuk penyediaan makan sahur gratis bagi para peserta i’tikaf yang bermalam di masjid yang mencapai angka diatas seribu terutama malam malam ganjil sepuluh malam terakhir.
Pengurus berharap, semangat gotong royong dan kepedulian umat dapat menjadi kekuatan utama dalam menyemarakkan Ramadhan tahun ini. Di tengah keterbatasan anggaran, kebersamaan jamaah diyakini mampu menjaga keberlangsungan syiar Islam di Masjid Agung Al-Muhsinin Kota Solok. ( abd21)










