Padang — Utamapost.Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL Lemhannas) Sumatera Barat yang di adakan di Auditorium gubernur pada sabtu 22 agustus 2026.
Rakerda tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Bela Negara Fun Run 2026. Kegiatan ini mengusung semangat mengenang perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 22 desember tahun 1948 .
Pemerintahan Darurat Repunlik Indonesia (PDRI) dibentuk akibat Agresi Militer Belanda II. Saat itu, ibu kota Yogyakarta dikuasai Belanda dan Presiden Soekarno serta Wakil Presiden Mohammad Hatta ditangkap.
Mandat: Sebelum ditahan, Soekarno memberikan mandat darurat lewat telegram kepada Syafruddin Prawiranegara yang sedang berada di Sumatra Barat.
Pergerakan: Syafruddin Prawiranegara mengatakan bahwa Republik Indonesia masih ada,karena terus dikejar oleh tentara Belanda, pusat pemerintahan PDRI bersifat berpindah-pindah di pedalaman Sumatra Barat, seperti di Halaban, Koto Tinggi, hingga Bidar Alam.

Rakerda Lemhannas dihadiri oleh Ketua Umum Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D., IPU dari DPP Lemhannas, Ketua Prof. Dr. Ir. Nasfryzal Carlo, M.Sc., CSP., IPU DPP IKAL Lemhannas Sumatera Barat Nof, serta Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat.
Rakerda mengusung Bela Negara Fun Run 2026 menjadi momentum untuk mengenang kembali sejarah perjuangan PDRI 1948, ketika Sumatera Barat memiliki peran penting dalam mempertahankan keberlangsungan pemerintahan Republik Indonesia di tengah situasi perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Melalui kegiatan tersebut, semangat perjuangan para pendahulu diharapkan dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Nilai-nilai patriotisme, persatuan, nasionalisme, gotong royong, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi bagian penting dari semangat bela negara.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menjadikan Sumatera Barat sebagai daerah yang senantiasa mengingat dan menghargai sejarah perjuangan PDRI, serta terus berkontribusi dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Dengan mengenang PDRI 1948, masyarakat Sumatera Barat diajak untuk tidak hanya melihat sejarah sebagai catatan masa lalu, tetapi menjadikannya sebagai inspirasi untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih kuat, bersatu, dan berdaulat.
Rakerda IKAL Lemhannas dan Bela Negara Fun Run 2026 menjadi simbol bahwa semangat perjuangan masa lalu terus hidup dalam semangat generasi hari ini: dari Sumatera Barat untuk Indonesia.










