Sangat Meresahkan‼️ Diduga Gudang BBM Solar Ilegal Milik ‘AS’ Buang Limbah ke Parit Warga Belawan

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Pasar Lama, Lingkungan 29, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, dibuat geram setelah menemukan parit di depan sebuah gudang diduga dialiri limbah solar. Gudang tersebut disebut-sebut milik AS, yang dikenal sebagai pemilik penampungan BBM ilegal di kawasan tersebut.

 

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (13/11/25). Seorang warga yang sedang berjalan kaki melihat cairan berwarna kehijauan mengalir di parit. Setelah didekati, baunya sangat menyengat, persis seperti bau solar.

 

Merasa curiga, warga itu kembali ke rumahnya untuk mengambil gayung dan ember. Ia lalu mengumpulkan sebagian limbah solar tersebut sambil memfoto dan merekam video sebagai bukti.

 

“Saya tengok minyaknya berserak di parit bang. Banyak kali baunya. Saya ambil ember biar ada bukti. Takut kali kami kalau ada puntung rokok jatuh, bisa terbakar semua kampung ini,” kata warga tersebut yang enggan namanya disebut.

 

Warga lainnya juga menguatkan bahwa gudang tersebut memang kerap diduga sebagai tempat penampungan BBM ilegal.

 

“Disini orang-orang sudah tau itu gudang BBM punya Bang AS. Tapi ya gitu bang, kami cuma warga kecil. Cuma bisa khawatir,” ujarnya.

 

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Lokasi gudang berada sangat dekat dengan rumah penduduk. Jika terjadi percikan api atau kelalaian kecil, potensi kebakaran besar sangat mungkin terjadi.

 

Pada Jum’at (14/11), beberapa awak media turun langsung ke lokasi untuk memeriksa kebenaran informasi itu. Aroma solar tercium kuat di sekitar gudang. Parit yang seharusnya menjadi saluran air, berubah menjadi aliran limbah berbahaya.

 

Tak hanya soal limbah, warga juga mulai mempertanyakan sikap aparat penegak hukum yang dinilai tidak bergerak meski kejadian ini sudah mencuat dan meresahkan.

 

“Kami bingung bang, sudah jelas-jelas bahaya kali ini. Tapi Polres Belawan kok diam saja? Sampai sekarang belum ada penindakan. Apa nunggu ada korban dulu baru mau turun?” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.

 

Warga berharap aparat yang berwenang segera bertindak tegas sebelum masalah ini berubah menjadi bencana bagi lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres 50 Kota Ungkap Peredaran Narkoba, Seorang Pria Diamankan dengan Sabu dan Ganja
penyerobotan Lahan dan Pengrusakan Kebun Sawit Milik” AZWAR
Nama Baru Muncul di Kasus KS/EL, Publik Curiga Ada “Penumpang Gelap” 
Rotama Silalahi Dinilai Terlambat Tanggapi Somasi, Kuasa Hukum Zakiah Nora Tempuh Jalur Hukum
Hutan Negara Dumai Dibabat Brutal, Nama Ketua RT Mencuat Diduga Jadi Otak Perambahan Ribuan Hektare
Ketua Pemuda Lira Riau Minta Segera Eksekusi Kebun Sawit Ilegal Milik Edi Basri Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Riau 
Cegah PETI, Polsek Peranap Bakar Rakit Dan Himbau Warga Hentikan Kegiatan Penambangan Illegal
Ketua Pemuda Lira Riau Mempertanyakan Penangkapan Arang Bakau Ilegal oleh Lanal Dumai, Kapolres Meranti Bungkam

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:18 WIB

Satresnarkoba Polres 50 Kota Ungkap Peredaran Narkoba, Seorang Pria Diamankan dengan Sabu dan Ganja

Sabtu, 11 April 2026 - 01:16 WIB

penyerobotan Lahan dan Pengrusakan Kebun Sawit Milik” AZWAR

Sabtu, 11 April 2026 - 01:10 WIB

Nama Baru Muncul di Kasus KS/EL, Publik Curiga Ada “Penumpang Gelap” 

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36 WIB

Rotama Silalahi Dinilai Terlambat Tanggapi Somasi, Kuasa Hukum Zakiah Nora Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 1 April 2026 - 11:51 WIB

Hutan Negara Dumai Dibabat Brutal, Nama Ketua RT Mencuat Diduga Jadi Otak Perambahan Ribuan Hektare

Berita Terbaru