Silaiang-utamapost- Beredar video viral terhadap bus pariwisata yang dinaiki oleh mahasiswa Unand rabu 20 mei 2026 di stop dan dimintai sejumlah uang yang kisarannya di luar dugaan.
Kejadian itu bermula saat rombongan bus pariwisata yang membawa mahasiswa Unand melaju dari arah padang panjang menuju kota padang, namun sesampainya di portal lembah anai pemberhentian kendaraan dan di cegat oleh onkmun pemuda setempat
Dalam video rekaman mahasiswa tersebut terdengar tawar menawar dari 500 ribu turun ke 450 ribu,sontak penumpang yang ada dalam bus kaget “kok banyak kali bang”, ah itu sudah murah biasanya bus kecil 150 ribu, kata abang jago yang belum diketahui inisialnya.
Setelah tawar menawar harga pas terjadilah pembayaran, sang mahasiswa berkata ” Ada kwintasi nya gak bang” kalo gak ada nanti kami kena tanya sama dosen, sang abang jago menjawab tidak ada, nanti berhenti aja di rumah makan minta aja kwitansi disitu.
Jalur lintas padang panjang kota padang adalah salah satu jalur nasional perlintasan kendaraan umum, namun disaat terjadi bencana banjir bandang pada november 2025 lalu,terjadi buka tutup arus kendaraan yang melintasi jalan tersebut, karena ada perbaikan dibeberapa ruas jalan yang terkena dampak banjir.
Pihak yang terkait dinas pekerjaan umum tidak memberitakan sampai kapan kejelasan buka tutup itu berlangsung, sehingga terjadi hal pemalakan atau pungli di jalan tersebut, yang membuat resah pengguna kendaraan umum yang melintasi jalan itu.
Kejadian ini memperburuk citra wisata Sumatera Barat, mahasiswa meminta kepada Polda Sumbar untuk menindak lanjuti perlakuan oknum yang telah melakukan pemalakan dan pemerasan, dan diproses sesuai Undang Undang yang berlaku.










