LEBAK 28/07/2026 – Sebuah pertandingan sepak bola yang digelar di lapang merdeka pasir kuray Desa Kujangjaya, Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.mendadak menjadi sorotan publik setelah beredar video yang memperlihatkan suasana ricuh usai pertandingan berlangsung. Rekaman tersebut viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pemain, ofisial tim, dan penonton berkerumun di tengah lapangan. Situasi sempat memanas sehingga pertandingan tidak dapat dilanjutkan dalam suasana yang kondusif. Beberapa orang tampak memasuki area lapangan dan terjadi adu mulut yang menarik perhatian warga sekitar.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti penyebab utama kericuhan tersebut. Informasi sementara menyebutkan insiden terjadi setelah pertandingan selesai, bukan saat pertandingan sedang berlangsung.
Dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, Kepala Desa Kujangjaya menjelaskan bahwa dirinya tidak berada di lokasi ketika insiden terjadi.
«“Sebetulnya pada saat pertandingan sepak bola kedua tim tersebut saya lagi dicikotok. Itu pertandingan sudah beres, dan sudah berakhir. Pertandingan berjalan lancar sampai akhir, namun saya tidak hapal sampai kejadian seperti itu pemicunya apa. Sepertinya hanya kesalahpahaman saja pasca pertandingan, tapi setelah itu alhamdulillah kondusif,” ujarnya.»
Keterangan tersebut menunjukkan bahwa menurut pihak desa, jalannya pertandingan berlangsung lancar hingga peluit akhir dibunyikan. Keributan diduga terjadi akibat kesalahpahaman setelah pertandingan selesai, dan situasi disebut telah kembali kondusif.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban luka maupun kerusakan fasilitas akibat insiden tersebut. Panitia dan pihak terkait diharapkan dapat melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang pada pertandingan berikutnya.
Video kericuhan tersebut kini terus beredar luas di berbagai platform media sosial dan menjadi perhatian masyarakat, khususnya pecinta sepak bola di wilayah Kabupaten Lebak.
Tri”










