Pangi Syarwi Bongkar Kunci Kekuatan Politik: Bukan Sekadar Struktur, Tapi Kepercayaan Rakyat

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sawahlunto — Utamapost.Pengamat politik nasional Dr. Pangi Syarwi Chaniago,.S.IP.M.IP. menegaskan bahwa kekuatan politik tidak cukup dibangun hanya dengan struktur organisasi. Menurutnya, kepercayaan masyarakat justru menjadi fondasi penting yang harus dibangun melalui kehadiran, komunikasi, dan kedekatan langsung dengan rakyat.

Pandangan itu disampaikan Pangi saat menjadi pemateri dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Partai Gerindra Sumatera Barat di Lapangan Kandi, Kota Sawahlunto, Sabtu (20/9/2026).

Sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Sumatera Barat mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade, serta jajaran internal Partai Gerindra Sumatera Barat.

Di hadapan peserta, Pangi membahas penguatan politik, kepemimpinan, dan pola komunikasi dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa struktur organisasi hanyalah salah satu instrumen dalam membangun kekuatan politik. Tanpa hubungan yang kuat dengan masyarakat, struktur tersebut dinilai tidak cukup untuk membangun kepercayaan publik.

“Hubungan emosional dan kedekatan dengan masyarakat merupakan salah satu cara untuk menyentuh rasa masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan hadir secara langsung, menyapa masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memahami persoalan yang mereka hadapi,” ujar Pangi.

Menurut Pangi, perkembangan media sosial memang telah mengubah cara pemimpin dan masyarakat berkomunikasi. Namun, komunikasi digital tidak serta-merta menggantikan arti penting pertemuan secara langsung.

Tatap muka, menyapa warga, mendengarkan keluhan, hingga memahami persoalan di lapangan tetap menjadi bagian penting dalam membangun hubungan politik yang berangkat dari kepercayaan.

“Ketika seorang pemimpin ataupun calon pemimpin mau menyapa masyarakat dengan cara bertatap muka langsung, mau menerima aspirasi dan mendengarkan keluh-kesah masyarakat, mampu berbaur dengan masyarakat serta mampu memberikan solusinya, inilah sosok calon pemimpin yang diharapkan lahir dari Partai Gerindra,” ungkap Pangi.

Dalam pemaparannya, Pangi turut mencontohkan pola pendekatan yang dilakukan Andre Rosiade dan Vasko Ruseimy sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Ia menegaskan, komunikasi politik tidak seharusnya hanya berlangsung ketika ada momentum politik. Hubungan dengan masyarakat harus dibangun secara konsisten melalui kehadiran dan keterbukaan dalam menerima aspirasi.

Bagi Pangi, masyarakat bukan hanya membutuhkan informasi mengenai program dan kebijakan. Mereka juga membutuhkan pemimpin yang bersedia mendengar dan memahami persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, Pangi mendorong peserta Diklat Laskar Gerindra Sumatera Barat agar tidak sekadar memahami aspek organisasi, tetapi juga mampu menjadi jembatan komunikasi antara kader, organisasi, dan masyarakat.

“Politik pada akhirnya adalah bagaimana membangun kepercayaan. Kepercayaan itu tidak lahir begitu saja, tetapi dibangun melalui komunikasi, kehadiran, konsistensi, dan kemampuan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat,” kata Pangi.

Diklat Laskar Gerindra Sumatera Barat berlangsung selama tiga hari. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembekalan dan penguatan kapasitas peserta, dengan materi yang mencakup politik, kepemimpinan, kedisiplinan, solidaritas, serta pemahaman terhadap tugas dan peran dalam organisasi.

Ratusan peserta dari berbagai daerah di Sumatera Barat yang berkumpul di Lapangan Kandi, Sawahlunto, sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan tersebut sebagai momentum konsolidasi internal dan penguatan komunikasi antar-kader.

Melalui materi yang disampaikan Pangi, peserta didorong memahami bahwa komunikasi politik tidak hanya berbicara tentang bagaimana menyampaikan pesan kepada masyarakat, tetapi juga bagaimana hadir, mendengar, memahami, dan membangun kepercayaan di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ranah Minang Bidik Tuan Rumah Munas KAHMI-FORHATI, Persiapan Pelantikan Dimatangkan
Sabet 6 Perunggu di Porprov Sumbar 2026, Sekum IPSI Kabupaten Solok Soroti Inkonsistensi Juri
IPSI KABUPATEN SOLOK KECEWA, DUGAAN TEBANG PILIH ATURAN MENCUAT
Dari Presiden Mahasiswa IAIN Imam Bonjol hingga Pimpin Ombudsman RI, Perjalanan Nuzran Joher
Lima Tahun ke Depan PHRI Sumbar: Rina Pangeran Bidik Wisatawan Tinggal Lebih Lama dan Belanja Lebih Banyak
Workshop “Mengulik Bisnis Coffee Shop” Digelar di Hotel Pangeran Beach Padang
Ayah Kandung Diduga Cabuli dan Setubuhi Anak Usia 3 Tahun, Polisi Amankan Pria di Padang Pariaman
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Sumatera Barat 25 September 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Ranah Minang Bidik Tuan Rumah Munas KAHMI-FORHATI, Persiapan Pelantikan Dimatangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Sabet 6 Perunggu di Porprov Sumbar 2026, Sekum IPSI Kabupaten Solok Soroti Inkonsistensi Juri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:57 WIB

IPSI KABUPATEN SOLOK KECEWA, DUGAAN TEBANG PILIH ATURAN MENCUAT

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Dari Presiden Mahasiswa IAIN Imam Bonjol hingga Pimpin Ombudsman RI, Perjalanan Nuzran Joher

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Lima Tahun ke Depan PHRI Sumbar: Rina Pangeran Bidik Wisatawan Tinggal Lebih Lama dan Belanja Lebih Banyak

Berita Terbaru