Tegal //utamapost.com – Pemerintah Kabupaten Tegal terus memperkuat langkah strategis dalam menekan angka stunting melalui pendekatan pencegahan sejak dini.
Salah satu terobosan yang kini didorong adalah memperketat pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin (catin) sebelum proses administrasi pernikahan dilanjutkan.
Usulan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tegal, saat memimpin Rapat Evaluasi dan Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Slawi, Jumat (30/10/2026).
Dalam arahannya, Ahmad Kholid menegaskan bahwa upaya menekan angka stunting tidak cukup dilakukan setelah anak dilahirkan.
Pencegahan harus dimulai jauh sebelum pasangan memasuki kehidupan rumah tangga, salah satunya melalui pemeriksaan kondisi kesehatan calon pengantin.
Ia mengusulkan agar pemenuhan persyaratan kesehatan bagi calon pengantin menjadi prioritas utama, bahkan diperketat sebelum berkas administrasi pernikahan diproses lebih lanjut.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian penting dari upaya membangun keluarga yang sehat sekaligus mempersiapkan generasi masa depan yang berkualitas.
Ahmad Kholid juga menekankan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh perangkat daerah serta lembaga terkait. Penanganannya tidak boleh berjalan sendiri-sendiri atau hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.
Diperlukan integrasi program, kesamaan persepsi, serta koordinasi yang kuat agar setiap kebijakan pencegahan stunting dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui penguatan pemeriksaan kesehatan calon pengantin, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap potensi risiko kesehatan sejak awal dapat diketahui dan ditangani lebih dini.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi membangun kesadaran masyarakat bahwa pencegahan stunting bukan sekadar persoalan pemenuhan gizi anak, melainkan investasi kesehatan yang harus dipersiapkan sejak sebelum pernikahan.
Dengan pendekatan terintegrasi dari hulu, Pemkab Tegal optimistis upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih terarah demi mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.










