” PDAM kabupaten Solok kembali jadi sorotan, ditengah pelanggan lain tak teraliri air, warga Sumani malah kebanjiran akibat kebocoran pipa utama yang tak di atasi sejak beberapa bulan terakhir “
Singkarak, utamapost.com | Kelalaian petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kembali menuai keluhan dari masyarakat. Kebocoran pada pipa induk yang terjadi sejak tiga bulan terakhir hingga kini belum juga ditangani, mengakibatkan genangan air didepan KCP BRI Sumani dan disepanjang ruko warga bahkan genangi ruas jalan depan kantor Walinagari Sumani.
Selain berdampak terhadap kenyamanan pengguna jalan, kebocoran ini juga menghalangi salah satu pemilik ruko yang hendak melakukan pengecoran didepan tokonya.
Menurut laporan salah seorang warga, kasus ini telah disampaikan kepada pihak terkait , namun sampai saat ini belum ada tanda tanda akan ada perbaikan kebocoran.
” Kami sudah laporkan kebocoran ini, namun bukannya diperbaiki pipa yang bocor malah dibuatkan jalur aliran air kebocoran ” ucap salah seorang warga sekitar yang tidak ingin dipublikasikan identitasnya.
Tak hanya itu, kebocoran pipa induk ini juga akibatkan tak meratanya aliran air bersih kepelanggan yang ada dinagari Koto Sani yang notabenenya berada di ketinggian dari pusat kebocoran pipa utama.
Menurut pantauan media di lapangan, titik kebocoran tak hanya berada di jalur utama pipa distribusi, namun juga dibeberapa titik jalur pembagi yang tersebar disepanjang aliran PDAM nagari Koto Sani, warga berharap pihak terkait segera atasi kelalaian ini secepat mungkin. Media mencoba berkomunikasi dengan petugas Unit Sumani, namun kewenangan pipa utama bukan tanggung jawab pihak Unit, melainkan tugas kantor pusat.
Sementara itu, pihak pusat PDAM kabupaten Solok ketika di hubungi media utamapost.com via telepon WhatsAp Kamis 12/06/2025 membenarkan bahwa kejadian tersebut dan sudah dilaporkan oleh petugas unit Sumani ke PDAM pusat kabupaten Solok.
” Terimakasih atas infonya pak, benar kami sudah terima laporan kebocoran tersebut , untuk saat ini kami sedang dalam masalah yang sama dan dalam perbaikan yang sama didaerah berbeda, dalan waktu dekat akan kami perbaiki ” kata Febri Fauza, S.Pt, M.M direktur PDAM kabupaten Solok.
Sampai berita ini diturunkan Minggu 15/06/2025, belum terlihat perbaikan atas kebocoran, dikhawatirkan berikan dampak negatif terhadap jalan serta potensi kecelakaan akibat air menggenangi jalan . ( Abd21 )






