USTADZ KHALID BASALAMAH JADI SAKSI KUNCI BONGKAR BOBROKNYA SISTEM HAJI

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, utamapost.com – Di tengah pusaran kasus dugaan korupsi dana haji yang tengah diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), nama Ustadz Khalid Basalamah mencuat sebagai saksi kunci yang berani membeberkan praktik kotor di balik penyelenggaraan haji.

Khalid mengungkapkan, dirinya bersama 122 jemaah yang ia berangkatkan ternyata menjadi korban dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi pada era kepemimpinan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Dalam keterangannya kepada penyidik KPK, Khalid mengaku tidak mengetahui bahwa visa kuota haji khusus yang diberikan kepada jemaahnya sebenarnya gratis. Ia hanya menerima informasi dari pihak travel bahwa visa tersebut merupakan bagian dari “kuota tambahan resmi 20 ribu” yang diberikan Kementerian Agama (Kemenag).

“Saya ditanya penyidik, ‘Ustaz tahu tidak kalau visa kuota ini gratis?’ Saya jawab tidak tahu,” ungkap Khalid, Senin (15/9).

“ Saya kira visanya berbayar, sama seperti visa umrah atau furoda,” tambahnya.

Khalid membeberkan bahwa setiap jemaah diminta membayar USD 4.500 untuk mendapatkan visa tersebut. Bahkan, 37 jemaah lain dipaksa membayar tambahan USD 1.000 agar proses visa mereka bisa dipercepat.

Dalam pengakuannya, Khalid menunjuk Ibnu Masud, pemilik travel PT Muhibbah, sebagai pihak yang menipunya dan mengelabui ratusan jemaah.

Sebagai bentuk itikad baik, Ketua KPK mengonfirmasi bahwa Khalid Basalamah telah mengembalikan sejumlah uang yang terkait dengan kasus ini ke kas negara.

Kini, Ustadz Khalid berdiri di garis depan sebagai suara bagi para korban yang merasa ditipu dan diperas dalam proses penyelenggaraan haji. Kesaksian Khalid diharapkan menjadi kunci untuk membongkar skandal besar yang selama ini mencoreng nama baik ibadah haji Indonesia.

Kasus ini masih terus berkembang, dan publik menunggu langkah tegas KPK dalam menindak semua pihak yang terlibat dalam dugaan praktik korupsi dan pungli dana haji.

 

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo
Tujuh Pemanah Terbaik Kota Cirebon Siap Berburu Medali Emas di Porprov Jabar 2026
Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok
Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran
Gerak Cepat! Kurang dari 24 Jam, Polda Jambi Bekuk 8 Pelaku Penyerangan dan Penembakan Mako Polres Merangin
Sat Reskrim Polres Payakumbuh Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Satu Unit Suzuki FU Disita

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Senin, 2 November 2026 - 17:28 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo

Senin, 2 November 2026 - 15:04 WIB

Tujuh Pemanah Terbaik Kota Cirebon Siap Berburu Medali Emas di Porprov Jabar 2026

Senin, 2 November 2026 - 14:09 WIB

Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok

Berita Terbaru