Tambang Batubara Blok Ledeng,Blok Kobak, Diduga Dibiarkan, Perum Perhutani, Kementrian LHK,Gakum,Diminta Bertindak.

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tambang Batubara Blok Ledeng,Blok Kobak, Diduga Dibiarkan, Perum Perhutani, Kementrian LHK,Gakum,Diminta Bertindak.

Lebak – Aktivitas penambangan batubara ilegal di kawasan Blok Ledeng,dimiliki oknum,Cecep kojer,Ujang,sim’li.yudi,hani,ma’un,Nendi,sopo,dan beberapa Penambang lain di blok kobak,kembali menjadi sorotan. Sejumlah Masyarakat dan pemerhati lingkungan menduga adanya pembiaran dari pihak Perum Perhutani Kementrian LHK dan Gakum,atas aktivitas tersebut.lokasi pertambangan batubara tersebut berlokasi blok ledeng masuk desa Karang Kamulyan dan blok kobak masuk desa panyaungan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Hasil keterangan dari beberapa masyarakat, kegiatan penambangan ini telah merusak sebagian kawasan hutan dan berpotensi menimbulkan bencana lingkungan. “Kami khawatir kerusakan ini akan berdampak pada keseimbangan ekosistem dan keselamatan warga sekitar,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Pemerhati lingkungan, mendesak Perum Perhutani untuk segera melakukan penertiban serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna menghentikan aktivitas ilegal tersebut. Mereka juga berharap pemerintah daerah turun tangan untuk memastikan kelestarian hutan dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Dikonfirmasi via WhatsApp pihak perum perhutani Danru,”Iip Pauzi”sudah bukan kewenangan kami, itu sudah Kewenagan kementrian LHK,dan kemaren juga ada pemeriksaan dari gakum kementrian LHK.

Itu yang bikin kami bingung, masalahnya belum ada sosialisasi dari kementerian LHKnya.kami tidak punya lahan pak,kami hanya sebagai pengelola saja,kalau misalkan besok diambil sama pemerintah kami tidak bisa apa apa, terkecuali masih ada pohon yang berdiri yang ditanam oleh perum perhutani itu masih milik perhutani/aset.

Pengawas kami bukan di Bayah saja,silahkan tanya sama petugas yang dibayah saja,atuh jangan semua pertanyaan sama saya pak,kita juga masih ada tugas yang lain selain pengawasan dibayah.tutupnya via WhatsApp.

Hingga berita ini dirilis, penambng blok ledeng,blok kobak, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan perusakan lahan yang dikelola perum perhutani.
“Tri/Rudi”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terima Ancaman Mau Dibunuh, Wartawan Senior di Serang Lapor Polisi
Lantik Pengurus BKMT Bangko, Karmila Sari: Majelis Taklim Harus Jadi Benteng Lawan Narkoba
Ancaman Pembunuhan di Medsos, Aparat Diminta Tindak Tegas Oknum “Gurandil” Yang Intimidasi Wartawan
Tambang Pasir Kuarsa di Blok Lame Copong Diduga Dibiarkan, Sorotan Keras untuk Perhutani.
Miris! Tambang Emas Ilegal Kian Marak, Hutan TNGHS Blok Cirotan Rusak Parah.
Dugaan Perbuatan Asusila di Dapur MBG Lewidamar, Sikap Pembiaran Oknum RW Tuai Sorotan
Akun TikTok Diduga Unggah Konten Terkait Profesi Wartawan dan Tuai Sorotan Publik
Sambut HBP ke-62, Lapas Bagansiapiapi Hadirkan Dokter untuk Layani Kesehatan Warga

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 03:54 WIB

Terima Ancaman Mau Dibunuh, Wartawan Senior di Serang Lapor Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:27 WIB

Lantik Pengurus BKMT Bangko, Karmila Sari: Majelis Taklim Harus Jadi Benteng Lawan Narkoba

Jumat, 17 April 2026 - 12:59 WIB

Ancaman Pembunuhan di Medsos, Aparat Diminta Tindak Tegas Oknum “Gurandil” Yang Intimidasi Wartawan

Jumat, 17 April 2026 - 12:50 WIB

Tambang Pasir Kuarsa di Blok Lame Copong Diduga Dibiarkan, Sorotan Keras untuk Perhutani.

Jumat, 17 April 2026 - 12:42 WIB

Miris! Tambang Emas Ilegal Kian Marak, Hutan TNGHS Blok Cirotan Rusak Parah.

Berita Terbaru

Berita

MW KAHMI Angkat Spirit Karbala Dalam Geopolitik Timur Tengah

Minggu, 19 Apr 2026 - 12:23 WIB