Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Pondok Panjang Dinilai Tidak Kooperatif Saat Dikonfirmasi Wartawan.

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Pondok Panjang Dinilai Tidak Kooperatif Saat Dikonfirmasi Wartawan.

Lebak – Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Pondok Panjang dinilai tidak kooperatif ketika wartawan mencoba meminta klarifikasi terkait keterbukaan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP).

Padahal, sesuai aturan, penggunaan dana BOS wajib dipublikasikan secara transparan kepada publik, termasuk masyarakat dan media, agar tidak menimbulkan kecurigaan adanya penyalahgunaan anggaran dari pemerintah,Untuk SDN 1 pondok panjang Desa Pondok panjang Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak provinsi Banten.01/10/2025.

Selain itu, penyaluran PIP semestinya diterima secara utuh oleh siswa penerima tanpa ada potongan dalam bentuk apapun. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, ada dugaan penyaluran tidak sesuai ketentuan sehingga menimbulkan pertanyaan besar dari wali murid dan masyarakat.

Wartawan yang berupaya meminta konfirmasi kepada pihak sekolah justru tidak mendapatkan jawaban jelas. Sikap tidak kooperatif ini menuai sorotan, mengingat keterbukaan informasi publik adalah bagian dari prinsip tata kelola pendidikan yang baik.

Masyarakat berharap pihak terkait, baik Dinas Pendidikan maupun aparat berwenang, dapat melakukan evaluasi serta memastikan transparansi dalam penggunaan dana BOS dan penyaluran PIP di SDN 1 Pondok Panjang.

Wartawan Utamapos masih tetap berupaya untuk konfirmasi kepada pihak-pihak kepala sekolah SDN 1 pondok panjang,untuk penjelasan PIP tahun ajaran 2022-2023.yang diduga ada kejanggalan.hingga berita ini diterbitkan kepala sekolah SDN 1 pondok panjang masih Belem memberikan klarifikasi.

“Tri/Rudi” Tim”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis
Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan
PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:06 WIB

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01 WIB

Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Berita Terbaru