Cirebon //utamapost.com — Kebakaran lahan terjadi di ruas Jalan Cipeujeh-Kamarang, tepatnya di wilayah perbatasan Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Selasa (6/10/2026).
Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 13.30 WIB. Api kemudian berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 17.00 WIB.
Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya berakhir. Sekitar pukul 19.30 WIB, api kembali muncul di lokasi yang sama setelah angin kencang meniup kawasan yang dipenuhi material kering, seperti daun, ranting, dan dahan.
Kondisi lahan yang kering membuat api kembali mudah tersulut dan berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani.
Petugas pemadam kebakaran kembali melakukan penanganan untuk memastikan kobaran api tidak menjalar ke area lain maupun mendekati permukiman warga.
Petugas Damkar, Edi, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Kondisi vegetasi yang mengering membuat lahan menjadi lebih mudah terbakar, sementara angin kencang dapat mempercepat penyebaran api.
“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, terutama di musim kemarau seperti sekarang. Banyak rumput dan material yang sudah kering sehingga sangat mudah terbakar,” ujar Edi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang dipenuhi rumput, daun, ranting, atau material mudah terbakar.
“Jangan membuang puntung rokok sembarangan. Hal kecil seperti itu bisa menjadi pemicu kebakaran ketika kondisi lingkungan sedang kering,” katanya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran lahan, khususnya saat kondisi cuaca panas dan angin kencang meningkatkan risiko munculnya titik api.










