Api Kembali Berkobar di Jalan Cipeujeh-Kamarang, Lahan Kering Terbakar Dua Kali dalam Sehari

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon //utamapost.com — Kebakaran lahan terjadi di ruas Jalan Cipeujeh-Kamarang, tepatnya di wilayah perbatasan Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Selasa (6/10/2026).

Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 13.30 WIB. Api kemudian berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 17.00 WIB.

Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya berakhir. Sekitar pukul 19.30 WIB, api kembali muncul di lokasi yang sama setelah angin kencang meniup kawasan yang dipenuhi material kering, seperti daun, ranting, dan dahan.

Kondisi lahan yang kering membuat api kembali mudah tersulut dan berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani.
Petugas pemadam kebakaran kembali melakukan penanganan untuk memastikan kobaran api tidak menjalar ke area lain maupun mendekati permukiman warga.

Petugas Damkar, Edi, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Kondisi vegetasi yang mengering membuat lahan menjadi lebih mudah terbakar, sementara angin kencang dapat mempercepat penyebaran api.

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, terutama di musim kemarau seperti sekarang. Banyak rumput dan material yang sudah kering sehingga sangat mudah terbakar,” ujar Edi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang dipenuhi rumput, daun, ranting, atau material mudah terbakar.

“Jangan membuang puntung rokok sembarangan. Hal kecil seperti itu bisa menjadi pemicu kebakaran ketika kondisi lingkungan sedang kering,” katanya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran lahan, khususnya saat kondisi cuaca panas dan angin kencang meningkatkan risiko munculnya titik api.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Stunting dari Hulu, Wabup Tegal Usulkan Pemeriksaan Kesehatan Catin Jadi Prioritas Sebelum Menikah
Kapolres Tegal Kota Tegaskan Keterbukaan terhadap Pers: Kritik dan Pemberitaan Jadi Bagian Penting Pengawasan Publik
BIDIK SEJARAH DI PORPROV XV JABAR 2026, BASKET KOTA CIREBON SIAP KAWINKAN GELAR JUARA PUTRA-PUTRI
Diduga Bebas Beroperasi dan Lemahnya Kepolisian untuk Menindak Tegas Pengedar Obat Keras Daftar G di Babakan Setu, Kesehatan Masyarakat Terancam
Ranah Minang Bidik Tuan Rumah Munas KAHMI-FORHATI, Persiapan Pelantikan Dimatangkan
TINGGALKAN TPAS LAMA, KABUPATEN TEGAL BERSIAP MENUJU ERA BARU PENGELOLAAN SAMPAH! Lahan Baru TPAS Penujah Segera Dilapisi Geomembran
PASAR PAYAKUMBUH TERBAKAR LAGI, LBH PADANG SOROT DUGAAN KELALAIAN PEMKO DAN POTENSI PELANGGARAN HAM
Berakhir Sudah Pelaraian Pelaku Curas Solok Selatan di Depok Jawa Barat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Cegah Stunting dari Hulu, Wabup Tegal Usulkan Pemeriksaan Kesehatan Catin Jadi Prioritas Sebelum Menikah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolres Tegal Kota Tegaskan Keterbukaan terhadap Pers: Kritik dan Pemberitaan Jadi Bagian Penting Pengawasan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:29 WIB

BIDIK SEJARAH DI PORPROV XV JABAR 2026, BASKET KOTA CIREBON SIAP KAWINKAN GELAR JUARA PUTRA-PUTRI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Diduga Bebas Beroperasi dan Lemahnya Kepolisian untuk Menindak Tegas Pengedar Obat Keras Daftar G di Babakan Setu, Kesehatan Masyarakat Terancam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Ranah Minang Bidik Tuan Rumah Munas KAHMI-FORHATI, Persiapan Pelantikan Dimatangkan

Berita Terbaru