Diduga Mencuri Gergaji Mesin, Warga Desa Warung Banten Babak Belur, Dipukuli Dua Warga Desa Warung Banten,dan Oknum Kades.
Lebak – Seorang warga di Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh Dua warga setempat dan oknum kepala desa. Peristiwa itu terjadi setelah warga menuduh korban telah mencuri satu unit gergaji mesin milik perusahaan sekitar PT PLTM.
Menurut informasi yang dihimpun, korban sebelumnya juga pernah dicurigai mencuri gulundung milik adik kepala desa warung Banten. Dugaan tersebut kembali mencuat ketika terjadi kehilangan gergaji mesin sinso peralatan kerja di area PT PLTM, dan warga menuding orang yang sama sebagai pelakunya,kejadian peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 18/09/2025 pada hari kamis malam pukul 22″00 WIB.Desa Warung Banten Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten 05/10/2025.
Dikonfirmasi “yunata”yang diduga sebagai korban pengeroyokan dua warga Berinisial “SU”/MN,saya dipanggil sama adinya Jaro, disuruh kerumah Jaro,tiba tiba saya langsung dipukuli oleh”SU”lalu saya ditanya sama pak Jaro Rudi,gergaji mesin di mana, kamu mencari gergaji mesin milik PT,kata si babon juga.saya bilang,saya tidak tau apa-apa walau dipukuli sampai manti juga,saya tidak akan mengakuinya sebab saya tidak merasa mencuri gergaji mesin sinso milik PT, rambut saya dijambak dan kepala saya dibenturkan ketembok, mungkin supaya saya mengakuinya dan tubuh saya dibakar-bakar pake api rokok.”Rintihnya yunata”
Kepala Desa Warung Banten saat dikonfirmasi membenarkan bahwa orang yang dipukuli warga merupakan orang yang sebelumnya pernah dicurigai melakukan pencurian.
> “Dulu dia pernah diduga mencuri gulundung milik adik saya Su. Nah, sekarang waktu ada kehilangan Sinso milik PT PLTM, bahkan saya dapat informasi dari babon,kalau sinso hilang itu warga menuduh dia lagi yang mengambil,” adapun mengakui atau tidanya itu hak dia,ujar kepala desa warung Banten.
Kalau masalah pemukulan saya hanya sebatas melerai dan mengamankan supaya tidak menjadikan amukan masyarakat,karena masyarakat sudah kumpul ditempat kejadian saya khawatir yunata dipukuli lagi oleh masa maka saya amankan,pungkas kepala desa warung Banten.
Masih ditempat yang sama kepala desa Neglasari ‘H”Tating” Menambahkan penjelasan, barang kali begini namanya kepala desa harus mengamankan warganya supaya tidak terjadi apa-apa yang dilakukan masyarakat banyak.
Soalnya diwarung Banten banyak kehilangan,makanya begitu ada insiden pencairan masyarakat langsung kumpul,maka Ru mengamankan yang diduga pelakunya,dengan kejadian seperti kita usahakan untuk musyawarah secara kekeluargaan,apalagi yunata masih warga desa warung Banten,dan masih tetangga dekat Rudi selaku kepala desanya,ungkapnya.
Warga berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti kasus ini secara adil dan profesional, baik terkait dugaan pencurian maupun tindakan kekerasan yang terjadi.
*”Rudi”







