Diduga Suap Wartawan dan Setor Dana Koordinasi, Aktivitas PETI Iwan Bowo di Pasaman Disorot Tajam

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN – Tabir gelap dugaan suap sistematis yang dilakukan cukong tambang emas ilegal (PETI) Kecamatan Duo Koto, Iwan Bowo, akhirnya terbongkar total. Demi membungkam suara media, Iwan Bowo nekat membagi-bagikan uang tunai kepada sejumlah oknum wartawan di Kabupaten Pasaman pada Selasa, 12 Mei 2026. Langkah ini diduga kuat sebagai upaya panik untuk membersihkan namanya dari pusaran hukum aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan.

 

Aksi bagi-bagi uang senilai Rp300.000 per orang tersebut diakui langsung oleh salah satu oknum wartawan penerima. Sumber yang menolak disebutkan namanya membeberkan fakta mengejutkan bahwa aliran dana haram dari Iwan Bowo ini bukan yang pertama, melainkan sudah menjadi jatah rutin bulanan.

“Setiap bulannya kami menerima dari Iwan Bowo,” akui sumber tersebut saat dikonfirmasi, sekaligus mempertegas bahwa uang tersebut bersumber langsung dari hasil pengerukan emas ilegal di Duo Koto demi mengondisikan pemberitaan.

 

Tindakan Iwan Bowo ini tidak hanya melanggar hukum pidana terkait penambangan ilegal tanpa izin, tetapi juga memenuhi unsur pidana penyuapan dan upaya menghalangi penegakan hukum. Praktik culas ini menjadi sinyal merah dan tantangan terbuka bagi Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera bertindak menyeret Iwan Bowo ke balik jeruji besi atas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan kejahatan lingkungan berskala besar.

 

Saat di konfirmasi Iwan Bowo membantah dan menantang mengajak jumpa dan meminta menunjukan lokasi Tambang seolah niat konfirmasi di anggap angin lalu saja .

 

Tim media juga mencoba mengkonfirmasi Kapolres Pasaman AKBP .M.Agus Hidayat ,SH.SIK sampai berita di tayangkan belum ada tanggapan serius

 

Aktivitas Tambang Emas Tanpa Izin (PETI) Di Pasaman di duga kuat bisa berjalan lancar karena ada uang kordinasi yang mengalir ke beberapa oknum sehingga aktifitas ini bebas Tanpa ada tindakan serius, Masyarakat Meminta agar penegakan hukum di tegak jangan sampai memakan korban’ jiwa.

 

Tim Redaksi

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru