Dokter di Sungai Parit Diduga Vonis Pasien Tak Bisa Sembuh, Kadiskes Inhu Bungkam dan Blokir Nomor Wartawan

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisnakes Inhu Elis Julinarti

i

Kadisnakes Inhu Elis Julinarti

Dokter di Sungai Parit Diduga Vonis Pasien Tak Bisa Sembuh, Kadiskes Inhu Bungkam dan Blokir Nomor Wartawan

INHU, RIAU — Seorang dokter yang bertugas di Desa Sungai Parit, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, diduga mengeluarkan pernyataan kontroversial kepada seorang pasien dengan menyebut bahwa penyakit yang diderita pasien tersebut “tidak akan bisa sembuh.” bukan itu saja sang dokter juga tidak memberikan obat sementara dan enggan berikan surat rujukan, Dugaan ini memicu keresahan publik dan sorotan terhadap kinerja Dinas Kesehatan Inhu.

Dokter yang dimaksud adalah Fifi Piska, yang kini menjadi sorotan karena pernyataannya dianggap mencederai etika pelayanan kesehatan dan melemahkan semangat pasien dalam proses penyembuhan.

Upaya klarifikasi terhadap pernyataan tersebut oleh awak media mengalami kendala. Kepala Dinas Kesehatan Inhu, Elis Juniarti, yang diminta konfirmasi, justru memblokir nomor wartawan yang berusaha menghubunginya melalui telepon dan WhatsApp.

“Saat wartawan media ini mencoba menghubungi Kadiskes Inhu untuk mendapatkan penjelasan, ternyata nomor terindikasi telah diblokir, sebab ketika media ini menggunakan nomor lain kadiskes langsung dapat tersambung” namun untuk lebih lanjut kadiskes tidak mengikat hp nya.

Pada hari ini Rabu 7 mei 2025 wartawan media ini mencoba mendatangi langsung Kantor Dinas Kesehatan Inhu untuk mendapatkan konfirmasi resmi terkait kasus ini, namun Kepala Dinas kesehatan tidak berada di tempat

Bu kadis sedang keluar ke pekanheran mempersiapkan untuk acara besok kata Gebrio karyawan di kantor Dinas Kesehatan Inhu.

Masyarakat dan sejumlah lembaga pemerhati pelayanan publik mendesak agar Dinas Kesehatan Inhu segera memberikan klarifikasi. Mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap kinerja tenaga medis, khususnya terhadap dokter yang diduga menyampaikan vonis prematur kepada pasien.

Tindakan memblokir akses komunikasi terhadap wartawan dinilai sebagai bentuk penghalangan kerja jurnalistik. Hal ini berpotensi melanggar Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999, yang menegaskan bahwa setiap pihak dilarang menghambat aktivitas jurnalistik.

Kasus ini mencuat sebagai alarm bagi pentingnya empati, profesionalisme, dan keterbukaan dalam layanan kesehatan publik, terutama di tingkat fasilitas kesehatan desa yang menjadi garda terdepan bagi masyarakat. (***)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jambore Relawan 2026 di Pantai Larangan, Ratusan Relawan Kabupaten Tegal Digembleng Hadapi Medan Ekstrem
Tujuh Tahun Berkarya, Forsilista Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Organisasi yang Lebih Bermanfaat bagi Umat
Sejarah Baru Perdamaian di Tolikara, Dua Kelompok yang Bertikai Sepakat Akhiri Perang, Surat Pernyataan Sikap Ditandatangani
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Wali Kota Cirebon Effendi Edo Tegaskan Pentingnya Integritas dan Pengawasan Anggaran
Memayu Buyut Trusmi Digelar, Jalur Plered–Tengah Tani Direkayasa! Pengendara Diminta Waspada
Dini Hari Mencekam! Gudang Peleburan Aluminium di PIK Kebasen Tegal Ludes Terbakar, Empat Armada Damkar Dikerahkan
DESAKAN KING BADAK BERBUAH HASIL, BPJS KETENAGAKERJAAN RANGKASBITUNG AKHIRNYA TERIMA BERKAS SANGGAHAN KLAIM JKM ALM. IBU LILIS
Cegah Stunting dari Hulu, Wabup Tegal Usulkan Pemeriksaan Kesehatan Catin Jadi Prioritas Sebelum Menikah

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:37 WIB

Jambore Relawan 2026 di Pantai Larangan, Ratusan Relawan Kabupaten Tegal Digembleng Hadapi Medan Ekstrem

Minggu, 1 November 2026 - 21:23 WIB

Tujuh Tahun Berkarya, Forsilista Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Organisasi yang Lebih Bermanfaat bagi Umat

Minggu, 1 November 2026 - 18:29 WIB

Sejarah Baru Perdamaian di Tolikara, Dua Kelompok yang Bertikai Sepakat Akhiri Perang, Surat Pernyataan Sikap Ditandatangani

Minggu, 1 November 2026 - 16:42 WIB

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Wali Kota Cirebon Effendi Edo Tegaskan Pentingnya Integritas dan Pengawasan Anggaran

Minggu, 1 November 2026 - 06:43 WIB

Memayu Buyut Trusmi Digelar, Jalur Plered–Tengah Tani Direkayasa! Pengendara Diminta Waspada

Berita Terbaru