Keteladanan Tanpa Pangkat dari Nagari Supayang: Saat Hati Mengambil Alih Peran Pengabdian

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUPAYANG, PAYUNG SEKAKI — Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang acap kali menuntut imbalan, sebuah keteladanan sunyi bersemi di Nagari Supayang, Kecamatan Payung Sekaki. Dari sudut kampung ini, hadir sebuah ikhtiar tanpa pamrih dari seorang putra daerah yang memilih mendedikasikan hartanya demi kemaslahatan bersama.

‎​”Saya bukan wakil rakyat, saya bukan pejabat, tetapi saya peduli masyarakat,” ungkapnya santai, Selasa 4/7/2026.

Kalimat spontan itu bukan sekadar kelakar, melainkan cerminan rasa tanggung jawab sosial yang mendalam—sebuah penegasan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tak selamanya harus menunggu amanat jabatan.

‎​Bagi warga sekitar, janji manis atau ketukan birokrasi sering kali memakan waktu. Namun, di tangan sang dermawan, aksi nyata bergerak jauh lebih cepat daripada retorika. Tanpa kompromi dan tanpa menunggu waktu , ia merogoh kocek pribadinya demi membenahi infrastruktur jalan antar nagari.

Sejak Kamis pekan lalu, deru aktivitas mini excavator hasil pinjaman Pemda Kabupaten Solok tampak menghidupkan suasana jalan umum setempat. Bahan coran semen ia hadirkan untuk menambal lubang-lubang jalan yang selama ini mengganggu mobilitas warga.

‎Tak berhenti di situ, sebuah mushola kini juga tengah berdiri secara perlahan—sebuah bangunan ibadah yang kelak menjadi pusat spiritual dan tempat berpulang ketenangan jiwa masyarakat sekitar.

‎​Jejak Kepedulian yang Tak Pernah Padam

‎​Langkah sosial ini bukanlah cerita baru yang muncul mendadak. Jejak kepeduliannya telah lama mengakar. Publik Nagari Supayang tentu masih mengingat momen  Idul Adha beberapa tahun lalu, ketika ia menyisihkan sebagian rizki yang dimilikinya untuk mendonasikan beberapa ekor sapi qurban. Kebahagiaan warga saat menerima paket daging qurban kala itu menjadi bukti betapa kehadirannya kerap menjadi penyejuk di tengah masyarakat.

Bagi sang dermawan, harta yang mengalir kembali ke masyarakat bukanlah sebuah kerugian, melainkan investasi yang sesungguhnya.

‎​Dalam sebuah perbincangan hangat di sela-sela kesibukannya, ia sempat terdiam sejenak sebelum mengutarakan filosofi sederhana yang menjadi fondasi hidupnya.

‎​”Hidup pasti ada matinya. Selagi napas masih dikandung badan, saya hanya ingin terus berbuat baik,” ucapnya lirih namun mantap.

‎​Kalimat itu menegaskan bahwa seluruh langkahnya didasari oleh kesadaran mendalam akan hakikat kehidupan yang fana. Ia tidak sedang mengejar panggung politis, tidak pula sedang membangun citra. Yang ia bangun adalah jalan umum agar warga tak terjatuh, dan rumah ibadah agar doa-doa warga terus meliturgi ke langit.

Bantuan Pinjaman Excavator mini milik Pemda Kab. Solok untuk  pengerukan drainase. 

‎​Di Nagari Supayang, ia telah membuktikan satu hal: untuk memberikan perubahan nyata bagi masyarakat, seseorang tak perlu menunggu mahkota atau kursi kekuasaan. Cukup sebuah hati yang tergerak oleh rasa kemanusiakemanusiaan.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Stunting dari Hulu, Wabup Tegal Usulkan Pemeriksaan Kesehatan Catin Jadi Prioritas Sebelum Menikah
Kapolres Tegal Kota Tegaskan Keterbukaan terhadap Pers: Kritik dan Pemberitaan Jadi Bagian Penting Pengawasan Publik
BIDIK SEJARAH DI PORPROV XV JABAR 2026, BASKET KOTA CIREBON SIAP KAWINKAN GELAR JUARA PUTRA-PUTRI
Diduga Bebas Beroperasi dan Lemahnya Kepolisian untuk Menindak Tegas Pengedar Obat Keras Daftar G di Babakan Setu, Kesehatan Masyarakat Terancam
Ranah Minang Bidik Tuan Rumah Munas KAHMI-FORHATI, Persiapan Pelantikan Dimatangkan
TINGGALKAN TPAS LAMA, KABUPATEN TEGAL BERSIAP MENUJU ERA BARU PENGELOLAAN SAMPAH! Lahan Baru TPAS Penujah Segera Dilapisi Geomembran
PASAR PAYAKUMBUH TERBAKAR LAGI, LBH PADANG SOROT DUGAAN KELALAIAN PEMKO DAN POTENSI PELANGGARAN HAM
Berakhir Sudah Pelaraian Pelaku Curas Solok Selatan di Depok Jawa Barat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Cegah Stunting dari Hulu, Wabup Tegal Usulkan Pemeriksaan Kesehatan Catin Jadi Prioritas Sebelum Menikah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolres Tegal Kota Tegaskan Keterbukaan terhadap Pers: Kritik dan Pemberitaan Jadi Bagian Penting Pengawasan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:29 WIB

BIDIK SEJARAH DI PORPROV XV JABAR 2026, BASKET KOTA CIREBON SIAP KAWINKAN GELAR JUARA PUTRA-PUTRI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Diduga Bebas Beroperasi dan Lemahnya Kepolisian untuk Menindak Tegas Pengedar Obat Keras Daftar G di Babakan Setu, Kesehatan Masyarakat Terancam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Ranah Minang Bidik Tuan Rumah Munas KAHMI-FORHATI, Persiapan Pelantikan Dimatangkan

Berita Terbaru