LEBAK,10/08/2026.— Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, yang diisi berbagai kegiatan olahraga dan pertandingan sepak bola, diwarnai dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Salah satu dugaan aksi curanmor terjadi di depan PDAM, Kampung Gunungbatu, Desa Gunungbatu, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, pada sore hari saat masyarakat tengah memadati lokasi untuk menyaksikan pertandingan sepak bola.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor milik salah seorang warga diduga hilang ketika pemiliknya sedang menonton pertandingan. Korban baru menyadari kendaraannya sudah tidak berada di tempat ketika hendak pulang setelah menyaksikan pertandingan sepak bola.
Peristiwa tersebut sontak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, kegiatan yang seharusnya menjadi momentum memeriahkan HUT RI dan mempererat silaturahmi justru dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk diduga melakukan pencurian kendaraan.
Dugaan kasus tersebut kembali menjadi sorotan masyarakat di tengah keresahan terkait maraknya pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Cilograng.
Warga meminta aparat penegak hukum (APH), khususnya pihak kepolisian, agar segera melakukan penyelidikan secara serius dan mengusut tuntas dugaan pencurian tersebut. Masyarakat juga berharap aparat dapat mengungkap identitas pelaku serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan pencurian kendaraan bermotor yang beroperasi di wilayah Cilograng dan sekitarnya.
“Jangan sampai masyarakat datang untuk menikmati kegiatan HUT RI justru kehilangan kendaraan. Kami berharap kasus ini segera ditangani dan pelakunya dapat ditemukan,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat juga meminta panitia penyelenggara kegiatan dan pihak terkait meningkatkan pengamanan serta pengawasan area parkir selama rangkaian kegiatan HUT RI berlangsung. Pengamanan dinilai penting mengingat jumlah kendaraan masyarakat yang berada di sekitar lokasi pertandingan cukup banyak.
Hingga berita ini diterbitkan, dugaan pencurian sepeda motor tersebut masih menunggu penanganan dan pendalaman dari pihak berwenang. Informasi mengenai identitas korban, jenis kendaraan, serta perkembangan laporan kepolisian masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Warga berharap kasus dugaan curanmor ini tidak berhenti pada laporan semata, tetapi benar-benar diusut hingga pelaku dan keberadaan kendaraan dapat diketahui.
Tri










