Koto Baru Solok, utamapost.com |Di tengah lanskap hijau Ranah Minang, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Solok Nan Indah meneguhkan eksistensinya sebagai pusat kaderisasi muballigh intelektual yang berakar pada nilai keislaman dan kearifan lokal. Memasuki tahun akademik 2026, kampus yang berlokasi di Halaban, Jorong Koto Baru, Solok ini menunjukkan optimisme kuat dalam mencetak generasi pendakwah yang berwawasan luas dan berdaya saing.
Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 6 hektare, STAI Solok Nan Indah kini diperkuat dengan gedung perkuliahan baru yang representatif serta sebuah masjid megah yang berdiri anggun di bagian atas kawasan kampus. Kehadiran masjid tersebut bukan sekadar simbol arsitektural, melainkan refleksi visi kampus yang menempatkan nilai-nilai Islam sebagai pusat pengembangan intelektual dan spiritual.

Dengan tiga program studi unggulan yang terus dikembangkan, STAI Solok Nan Indah mengusung pendekatan pendidikan Islam yang integratif—mengawinkan tradisi keilmuan klasik dengan kebutuhan kontemporer. Kampus ini tidak hanya menyiapkan mahasiswa sebagai pendakwah di mimbar, tetapi juga sebagai intelektual Muslim yang mampu berdialog dengan realitas sosial, budaya, dan perkembangan zaman.
Saat ini, jumlah mahasiswa telah melampaui 300 orang, sebuah capaian yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas akademik dan arah pengembangan institusi. Para mahasiswa datang dari berbagai latar belakang dan daerah, membawa semangat yang sama: menimba ilmu, memperdalam pemahaman keislaman, dan mengabdikan diri bagi umat.
Dr. Yusrial, S.H.I, MA wakil ketua STAI Solok Nan Indah Ketika diwawancara tim media Sabtu, 17/ 01/2025 dilokasi kampus menyebutkan bahwa saat ini kampus sedang dalam masa pembangunan, dari yang semula dengan status sewa di eks kantor DPRD kota Solok sekarang sudah miliki kampus sendiri.
” Memang belum semua mahasiswa pindah ke gedung baru, kita masih dalam tahap proses, kalau dilihat dari gerbang lebih cenderung kelihatan masjidnya, ini bukan kebetulan tetapi memang disengaja agar konsep Islamnya lebih terlihat ” ujar Dr. yusrial.
Ketika disinggung mengenai program unggulan mahasiswa Muballigh, ia mejelaskan bahwa masjid yang berdiri kokoh ini akan dijadikan tempat mahasiswa mempraktekkan ilmu dakwahnya. Rencana dibulan ramadhan, mahasiswa yang sudah bisa dikategorikan mampu berdakwah akan disebar dibeberapa daerah untuk mempraktekkan ilmu dan dakwahnya.
Senada dengan hal tersebut, salah seorang Dosen, Fadly. AS, M. Hum juga mengungkapkan bahwa perjuangan STAI Solok Nan Indah Untuk sampai ditahap ini bukan semudah membalikkan telapak tangan, penuh perjuangan untuk bangkit dari dibawah nol. mengembalikan kembali kemasyarakat bahwa STAI Solok Nan Indah mampu bersaing dengan Universitas dan Fakultas lain dibuktikan dengan banyaknya lulusan STAI bekerja diinstansi pemerintahan sebagai ASN.
Dengan infrastruktur yang terus dibenahi, atmosfer akademik yang religius, serta visi mencetak muballigh yang moderat dan berwawasan, STAI Solok Nan Indah menapaki jalannya sebagai salah satu episentrum pendidikan Islam di Sumatera Barat. Tahun 2026 bukan sekadar target waktu, melainkan penanda kesiapan kampus ini untuk tampil lebih matang, berpengaruh, dan memberi kontribusi nyata bagi peradaban. ( abd21)










