Tegal //utamapost.com — Aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali nyaris memicu kebakaran serius di kawasan Jalan Trayeman–Harjosari Kidul, tepatnya di depan bekas Stasiun Kereta Api, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.
Api yang awalnya membakar rumput liar dan tumpukan limbah dilaporkan merembet mendekati tiang penyangga jaringan listrik utama. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena kobaran api berpotensi meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.
Kepulan asap tebal yang membumbung tinggi juga sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan yang melintas di lokasi. Kondisi ini menjadi perhatian lantaran kawasan tersebut merupakan jalur aktivitas masyarakat.
Beruntung, kesigapan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tegal berhasil mengendalikan dan melokalisasi titik api sebelum kebakaran meluas ke area yang lebih berisiko.
Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Agus Sukoco, melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Nawawi, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima Pos Damkar Slawi pada pukul 10.20 WIB 12/10/2026.
Menurut Nawawi, laporan tersebut disampaikan secara langsung oleh seorang warga bernama Sigit yang mendatangi posko untuk meminta bantuan petugas.
Respons cepat petugas, didukung kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian, menjadi faktor penting dalam upaya penanganan kebakaran tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pembakaran sampah sembarangan dapat menimbulkan risiko serius, terutama ketika dilakukan di dekat instalasi listrik, tumpukan bahan mudah terbakar, maupun kawasan permukiman.
Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah tanpa pengawasan dan memastikan sumber api benar-benar padam.
Langkah sederhana tersebut penting untuk mencegah kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa, merusak fasilitas umum, serta membahayakan lingkungan.
Kewaspadaan bersama dan kecepatan melaporkan potensi bahaya menjadi kunci untuk mencegah insiden kecil berkembang menjadi bencana yang lebih besar.










