Operasi Tambang Ilegal Di Cibobos Warga Dan Aktifis Desak Transparansi Polda Banten

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 03:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oprasi Tambang Ilegal Di Cibobos Warga Dan Aktifis Desak Transparansi Polda Banten

Lebak – Kegiatan operasi yang diduga dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin (23/09) terhadap aktivitas tambang batu bara ilegal di wilayah Cibobos, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, menuai sorotan publik.

Informasi yang dihimpun awak media dari sejumlah sumber menyebutkan, dalam operasi tersebut tidak ada satu pun barang bukti yang berhasil diamankan. Bahkan, truk-truk pengangkut hasil tambang yang diduga akan dijual ke pengepul hanya diberhentikan sementara tanpa adanya tindakan hukum lebih lanjut.

Ironisnya, aktivitas tambang di lahan milik Perhutani itu berlangsung tanpa izin resmi. Namun hingga kini, Aparat Penegak Hukum (APH) belum menetapkan satu pun tersangka. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Dikutip dari jabodetabeknews.

“Kalau memang mau menindak, seharusnya semua pihak diproses. Bukan hanya penambang, tapi juga penadah, bahkan pihak Perhutani. Karena jelas mereka mengetahui adanya kegiatan ilegal di wilayahnya. Kenapa tidak melapor ke APH? Justru saat operasi berlangsung, pihak Perhutani sama sekali tidak terlihat mendampingi,” ujar salah seorang warga setempat.

Ketiadaan tindak lanjut hukum membuat publik menduga operasi ini hanya sebatas gebrakan semu untuk menakut-nakuti, atau bahkan rawan dimanfaatkan oleh oknum aparat untuk kepentingan tertentu.

Masyarakat pun mendesak agar aparat serius dan tidak main-main dalam mengupas serta memberantas para mafia tambang yang jelas-jelas merugikan negara, merusak hutan, dan menghancurkan lingkungan hidup. Publik menuntut adanya langkah nyata, transparan, dan tegas tanpa pandang bulu, agar kejahatan pertambangan ilegal di Banten Selatan benar-benar bisa diberantas sampai ke akar-akarnya.”
“Tri/Tim”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis
Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan
PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:06 WIB

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01 WIB

Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Berita Terbaru